Para pelajar bereaksi saat sejumlah organisasi menggelar demonstrasi bersama menentang pemotongan anggaran pendidikan di depan Parlemen Denmark di Kopenhagen, Denmark, Rabu (4/11/2026). (Ritzau Scanpix/Ida Marie Odgaard via REUTERS)
2/9Demonstrasi yang diikuti oleh ribuan anak muda tersebut menentang rencana pemerintah untuk memangkas tunjangan mahasiswa yang merupakan sebuah skema bantuan yang telah berjalan selama beberapa dekade yang sehingga menambah daftar gelombang keresahan kaum muda di seluruh Eropa. (Ritzau Scanpix/Ida Marie Odgaard via REUTERS)
Penyelenggara menyatakan bahwa hingga 13.000 mahasiswa melakukan aksi long march dari alun-alun balai kota Kopenhagen menuju gedung parlemen pada hari Senin. Aksi ini digelar untuk memprotes rencana pemangkasan tunjangan yang ditujukan guna mengalihkan dana bagi anggaran pertahanan, dengan mengusung seruan “Cukup Sudah”. (REUTERS/Tom Little)
4/9Asosiasi mahasiswa melaporkan bahwa sekitar 40.000 mahasiswa di 57 institusi pendidikan di seluruh Denmark melakukan aksi mogok sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pemangkasan tersebut. (Ritzau Scanpix/Ida Marie Odgaard via REUTERS)
Sejak tahun 1970, seluruh mahasiswa yang menempuh pendidikan di sekolah atau universitas di Denmark dan berusia di atas 18 tahun secara otomatis menerima tunjangan mahasiswa, tanpa memandang pendapatan orang tua mereka. (Ritzau Scanpix/Ida Marie Odgaard via REUTERS)
6/9Berdasarkan usulan baru pemerintah, tunjangan tersebut akan dihapus bagi mahasiswa yang tinggal bersama orang tua dengan pendapatan di atas 700.000 kroner Denmark ($105.248) atau sekitar Rp1,9 miliar per tahun. (Ritzau Scanpix/Ida Marie Odgaard via REUTERS)
7/9Artinya hanya mahasiswa yang tinggal bersama orang tua dengan pendapatan antara 419.589 kroner ($63.087) hingga 700.000 kroner ($105.248) atau sekitar Rp1,9 miliar per tahun yang tetap berhak menerima tunjangan, dengan besaran bantuan yang disesuaikan berdasarkan pendapatan orang tua mereka. (Ritzau Scanpix/Ida Marie Odgaard via REUTERS)
8/9Kementerian Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa sekitar 14.000 mahasiswa diperkirakan akan kehilangan tunjangan mereka, sementara sekitar 8.000 mahasiswa lainnya akan mengalami pengurangan jumlah tunjangan. (REUTERS/Tom Little)
9/9Pemerintah juga mengusulkan agar tunjangan pengangguran bagi lulusan universitas baru hanya diberikan kepada mereka yang telah bekerja selama 18 bulan dalam kurun waktu 24 bulan terakhir masa studi mereka. Sementara itu, Menteri Perindustrian yang juga pemimpin Partai Sosial Liberal, Martin Lidegaard, menyatakan bahwa pemotongan tersebut “bukanlah keputusan yang menyenangkan”. (REUTERS/Tom Little)




