HARIAN.FAJAR.CO.ID, WASHINGTON—Presiden AS, Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia mungkin harus menghancurkan Iran, dan menambahkan bahwa semua orang akan segera mengetahuinya.
“Sekarang kami akan mengambil keputusan: Apakah kami ingin melangkah lebih jauh dan memberikan sertifikasi—yang berarti memastikan hal itu tidak akan pernah terjadi lagi?” ujar Trump kepada para wartawan di Ruang Oval dikutip dari Anadolu.
“Saya sebenarnya tidak ingin menghancurkan sisa negara itu, jika memungkinkan, tetapi mungkin saya harus melakukannya. Dan Anda akan segera mengetahuinya,” lanjutnya.
Trump mengatakan ia memperkirakan Iran akan membutuhkan waktu 25 tahun untuk membangun kembali setelah perang AS-Israel terhadap negara tersebut, yang dimulai pada bulan Februari dan hingga kini belum terselesaikan.
Saat ditanya mengenai laporan bahwa Iran telah mengirimkan proposal kepada AS melalui pihak penengah terkait masa depan program nuklirnya—dan apakah AS terlibat di dalamnya—Trump menjawab: “Mereka tidak melakukan apa pun tanpa persetujuan kami.”
Trump sebelumnya sudah berulang kali mengancam akan menghancurkan Iran. Namun, Iran sejauh ini masih bertahan dan melakukan perlawanan sengit ketika diserang. (amr)





