Manufaktur Teknologi Meningkat, FedEx Tambah Kapasitas Pengiriman 1,25 Juta Ton di Asia Pasifik-AS

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penambahan kapasitas ini dilakukan di tengah meningkatnya volume perdagangan trans-Pasifik dan semakin terintegrasinya rantai pasok global. 

Manufaktur Teknologi Meningkat, FedEx Tambah Kapasitas Pengiriman 1,25 Juta Ton di Asia Pasifik-AS. (Foto: FedEx)

IDXChannel—Federal Express Corporation (FedEx), salah satu perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, menambah kapasitas pengiriman sebesar 1,25 juta ton per minggu dengan Boeing 777F di Asia Pasifik dan Amerika Serikat untuk memperluas jaringan Trans-Pasifik.

Layanan ini beroperasi lima kali seminggu dan diharapkan dapat membantu sektor manufaktur teknologi tinggi, semikonduktor, infrastruktur AI, dan e-commerce dalam mengakses kapasitas pengiriman tambahan untuk memenuhi peningkatan permintaan pelanggan selama salah satu periode perdagangan tersibuk dalam setahun.

Baca Juga:
FedEx Gugat Pemerintahan Trump, Minta Uang Tarif Dikembalikan

Layanan baru ini beroperasi melalui tiga variasi rute yang menghubungkan hub FedEx Asia-Pasifik di Guangzhou dan hub subregional di Shanghai, Tiongkok; Osaka, Jepang; serta gateway FedEx di Clark, Filipina, melalui Anchorage, Alaska, menuju FedEx World Hub di Memphis, Tennessee. 

Pelaku bisnis di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, serta Hong Kong, dapat mengakses kapasitas pengiriman tambahan menuju Amerika Serikat melalui koneksi di Clark dan Shanghai. 

Baca Juga:
Permudah Proses Kepabeanan, FedEx Siapkan Platform Khusus Pengiriman Ekspor-Impor

Perluasan jaringan ini memberikan fleksibilitas, kapasitas, dan konektivitas yang lebih luas bagi pelanggan untuk menjangkau konsumen di Amerika Serikat serta merespons perubahan permintaan dengan lebih cepat.

Jaringan yang diperluas ini juga menghadirkan koneksi baru lima kali seminggu bagi pelanggan di Asia Pasifik menuju Dallas–Fort Worth melalui Anchorage, yang menyediakan akses tambahan ke salah satu pasar teknologi dan pusat data terkemuka di Amerika Serikat. 

Baca Juga:
Bea Cukai Gandeng FedEx Perkuat Pengawasan Kepabeanan

Koneksi ini memperkuat akses antara pusat-pusat manufaktur di Asia-Pasifik dan pelaku bisnis di wilayah Dallas–Fort Worth, sekaligus mendukung berbagai industri yang bergantung pada pengiriman barang bernilai tinggi dan sensitif terhadap waktu, seperti semikonduktor, server, serta komponen penting lainnya yang mendukung pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Rantai Pasok Global Makin Terintegrasi, Volume Perdagangan Meningkat

Penambahan kapasitas ini dilakukan di tengah meningkatnya volume perdagangan trans-Pasifik dan semakin terintegrasinya rantai pasok global. 

Berdasarkan Air Cargo Market Analysis dari International Air Transport Association (IATA), koridor perdagangan Asia–Amerika Utara mencatat pertumbuhan sebesar 9 persen secara tahunan pada Juli 2026, menjadikannya jalur perdagangan kargo udara utama dengan pertumbuhan tercepat di dunia. 

Pada saat yang sama, Asia-Pasifik terus memainkan peran penting dalam rantai pasok teknologi global, dengan kontribusi sekitar 58 persen terhadap pendapatan industri semikonduktor dunia, berdasarkan laporan FedEx dan Frost & Sullivan pada 2026.

Seiring dengan persiapan peritel, produsen, dan perusahaan teknologi menghadapi lonjakan permintaan pada akhir tahun, ketersediaan kapasitas kargo udara yang andal menjadi salah satu keunggulan kompetitif. 

Melalui perluasan kapasitas trans-Pasifik, FedEx membantu pelanggan mengirimkan inventaris penting, merespons permintaan pasar dengan lebih cepat, serta memanfaatkan peluang pertumbuhan yang didorong oleh manufaktur berteknologi tinggi, ekonomi digital berbasis AI, dan e-commerce premium.

"Rantai pasok global semakin terintegrasi, khususnya di sektor manufaktur berteknologi tinggi, industri terkait AI, dan e-commerce premium," ujar  President Asia Pacific FedEx Salil Chari dalam keterangan resminya (5/11/2026). 

Menurutnya, penambahan kapasitas ini hadir pada waktu yang sangat penting, yakni ketika pelanggan mulai mempersiapkan peningkatan volume pengiriman menjelang periode puncak akhir tahun. 

Pelaku bisnis membutuhkan akses yang andal terhadap kapasitas, kecepatan, dan konektivitas global untuk melayani pelanggan serta memastikan rantai pasok tetap berjalan. Penambahan penerbangan ini memperkuat konektivitas antara Asia-Pasifik dan pasar-pasar utama di AS, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor semikonduktor, teknologi, dan industri berbasis AI.

Layanan ini melanjutkan serangkaian peningkatan jaringan yang telah diperkenalkan di kawasan Asia-Pasifik selama satu tahun terakhir, termasuk perluasan konektivitas penerbangan dari Bangkok, Penang, dan Sydney menuju hub FedEx di Guangzhou. 

Secara keseluruhan, berbagai investasi ini membantu pelanggan mengakses pasar internasional dengan lebih efisien, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta memanfaatkan peluang pertumbuhan yang terus berkembang.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Mau Naikkan Produktivitas Sawit Jadi 4 Ton per Hektare
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Ada Harga yang Harus Dibayar untuk Menjadi Perempuan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Electronic Arts PHK 400 Karyawan dan Tutup Studio Game BioWare
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Respon Ruben Onsu Terkait Demo yang Meminta Dirinya Diboikot Pihak TV
• 9 jam lalucumicumi.com
thumb
[FULL] IHSG Berpeluang Rebound, Analis Soroti Risko Market hingga Isu Politik | SAPA PAGI
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.