tvOnenews.com - Ruben Onsu mulai angkat bicara dengan mengungkap sejumlah sosok yang diduga berkaitan dengan aksi demonstrasi untuk memboikot dirinya dari layar televisi.
Melalui media sosial, presenter tersebut mengunggah foto hingga menyampaikan sejumlah pernyataan yang ditujukan kepada orang-orang yang disebutnya terlibat dalam aksi tersebut.
Tak hanya itu, Ruben juga membagikan tangkapan layar percakapan dari seorang warganet yang mengaku pernah berada dalam satu grup WhatsApp dengan sosok yang disebut sebagai koordinator lapangan (korlap) aksi demonstrasi.
Unggahan Ruben ini pun menambah perhatian publik terhadap polemik demo boikot yang sebelumnya digelar di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).
Dalam salah satu unggahannya, Ruben menyebut nama seorang pria bernama Bang Epul.
Ia bahkan menyinggung identitas keluarga pria tersebut dan mengajaknya bertemu di Purwakarta.
Melalui Insta Story lainnya, Ruben juga menyampaikan tudingan mengenai latar belakang salah seorang peserta demonstrasi.
Ia menyebut orang tersebut sebagai mahasiswa yang diduga pernah terlibat dalam kasus penjambretan.
"Salah satu pendemo boikot jadi mahasiswa ternyata orang ini pelaku penjambretan. Jangan-jangan dalangnya pendemo itu salah satu pelaku penipuan," tulis Ruben.
Namun, tudingan tersebut merupakan pernyataan Ruben yang belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen.
Ruben Onsu Singgung Dugaan Korlap Pendemo Bayaran
Selain mengunggah sejumlah foto, Ruben juga membagikan pesan dari seorang warganet yang mengaku pernah berada dalam satu grup WhatsApp dengan Bang Epul.
Dalam pesan tersebut, warganet itu menyebut Bang Epul diduga menjadi koordinator lapangan yang mengumpulkan orang untuk mengikuti aksi demonstrasi berbayar.
Warganet tersebut mengaku keluar dari grup setelah mengetahui bahwa grup WhatsApp itu diduga berkaitan dengan kegiatan demonstrasi dan pengerahan massa.
Menanggapi informasi tersebut, Ruben menyampaikan peringatan keras kepada sosok yang disebutnya sebagai Bang Epul.
Ia menyinggung dugaan keterlibatan pria tersebut dalam sejumlah aksi serupa.
"Epulll lu salah orang nih urusannya, pojojnya kalau sama gue sampe tuntas ya, udah berapa orang yang lo giniin? Jasa provokator kayak lo gini harus kena pelajarannya," tulis Ruben.




