Menteri Ekraf: Tenaga kerja ekonomi kreatif didominasi generasi Z

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Tangerang (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan jumlah tenaga kerja di sektor ekraf secara nasional telah mencapai 27,4 juta orang yang didominasi generasi Z dan milenial di bawah usia 40 tahun serta melibatkan 58 persen pekerja perempuan.

Menurut dia, potensi ekonomi kreatif tersebar di hampir seluruh daerah dengan subsektor yang beragam, didukung oleh akar budaya yang kuat. Meski sebagian besar masih tersentral di Jawa, namun kini sudah mulai muncul potensi ekonomi kreatif dari desa di luar Jawa.

"Hal ini menunjukkan potensi yang semakin besar," kata Teuku Riefky Harsya usai membuka acara IDE-IND di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat.

Menurutnya, saat ini pertumbuhan kelembagaan daerah juga menunjukkan tren positif. Jika pada akhir 2024 hanya terdapat sekitar 7 provinsi yang memiliki dinas khusus bidang ekraf, kini jumlahnya telah mendekati 20 provinsi.

"Jumlah kabupaten/kota yang membentuk dinas ekraf juga ditargetkan akan bertumbuh hingga mencapai sekitar 100 daerah pada pertengahan tahun depan," ujarnya.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), katanya, bersama Pemerintah daerah terus memperkuat komitmen dalam mengangkat jenama (brand) serta kekayaan intelektual (IP) lokal agar mampu bersuara di kancah nasional hingga global.

IDE-IND yang digelar di Provinsi Banten, lanjutnya, ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mengangkat karya kreatif lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Kami berharap melalui program ini, para pelaku lokal dapat bertransformasi menjadi juara nasional hingga menembus pasar global," ujarnya.

Baca juga: Kemenekraf gandeng Sinar Mas Land kembangkan ekraf di KEK Banten

Baca juga: Menekraf tegaskan ekraf sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru

Sementara itu untuk menghadapi tantangan berupa akses pasar, konsistensi, serta keberlanjutan kualitas dan produksi, Kementerian Ekraf menyiapkan tiga program utama yakni aktivasi desa kreatif, aktivasi kreatif hub dan kreatif oleh Indonesia yang salah satunya diturunkan melalui program IDE-IND

"Melalui kolaborasi erat antara pusat dan daerah ini, pemerintah optimistis para pelaku ekonomi kreatif lokal dapat terus meningkatkan kualitas produknya dan memperluas akses pasar demi mewujudkan kemandirian bangsa," ujarnya.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Dimyati Natakusumah menambahkan Banten memiliki sumber daya manusia yang sangat handal. Menurutnya, jika selama ini perbincangan ekonomi kerap berfokus pada sumber daya alam yang lama-kelamaan bisa habis, kekayaan intelektual justru sebaliknya.

Maka itu, Wagub meminta kepada generasi muda di Banten agar tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil negara (ASN), melainkan berwirausaha melalui sektor ekonomi kreatif.

"Kalau kekayaan intelektual yaitu ide atau kreativitas, itu malah membuat warga bertambah dan meningkatkan kekayaan atau sumber pendapatan yang diraih, termasuk membuka lapangan pekerjaan dan kemandirian," ujarnya.

Baca juga: Kemenekraf usulkan industri kreatif masuk prioritas nasional 2027

Baca juga: Menekraf sebut sektor digital jadi potensi baru ekraf di Cirebon

Baca juga: Kemenekraf siapkan dua daerah kreatif Indonesia jadi anggota UCCN 2027


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dugaan Warga soal Pemicu Ledakan Gas Hancurkan 10 Rumah di Jakbar
• 2 jam laludetik.com
thumb
Mulai Hari Ini Australia Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Timur, Lepas sampai 100.000 Liter Air
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Kiat Bela Diri Praktis Perempuan untuk Melindungi Diri
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Riset Indonesia-Australia Olah Limbah Udang dan Lalat Jadi Inovasi Ekonomi Biru
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
KPK Lantik Tujuh Pejabat, Achmad Taufik Husein Resmi Jadi Direktur Penyidikan
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.