KPK Sita Uang Rp2 Miliar Terkait Dugaan Korupsi Proyek SPBU

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami dugaan korupsi proyek digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) PT Pertamina periode 2018–2023.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pihaknya turut menyita uang Rp2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin.

"Benar, dalam penyidikan perkara ini, salah satunya telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp2 miliar. Dari salah seorang saksi saudara BR (Bobby Rasyidin),” kata Budi kepada awak media, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Budi memastikan bahwa penyitaan uang Rp2 miliar terkait kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU Pertamina. 

“Ya, dalam perkara dugaan TPK terkait digitalisasi SPBU,” tandasnya.

Diketahui, KPK sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan rasuah tersebut. 

Ketiga tersangkanya yakni Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom periode 2017-2019, Dian Rachmawan; Senior General Manager Strategic Sourcing Operation Procurement PT Telkom periode 2012-2020, Weriza; dan pemilik PT Pasifik Cipta Solusi (PCS) sekaligus mantan petinggi PT Telkom, Elvizar.

Ketiga tersangka sudsh ditahan di Rutan KPK sejak 4 Agustus 2026. 

Kasus rasuah ini bermula dari adanya penandatanganan Head of Agreement pada Agustus 2018. 

Proyek tersebut ditujukan untuk memantau stok bahan bakar minyak (BBM) secara real time dan mengawasi distribusi BBM bersubsidi.

Berdasarkan hasil penghitungan BPK, kerugian negara akibat pengadaan perangkat Automatic Tank Gauge (ATG) mencapai Rp193,75 miliar. 

Sementara itu, kerugian akibat pengadaan perangkat Electronic Data Capture (EDC) diperkirakan mencapai Rp128,42 miliar.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).(raa/muu)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSEL Bali Ditargetkan Olah 1.500 Ton Sampah per Hari, Danantara Dorong Jadi Percontohan Nasional
• 20 jam lalupantau.com
thumb
KPK Duga Korupsi di Pemkab Klaten Juga Terjadi Sebelum Era Bupati Hamenang
• 12 menit laludetik.com
thumb
Perkuat pengawasan, Imigrasi Sikka gelar Operasi Gabungan Timpora
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Di Balik Tradisi Desa Sade di Lombok, PNM Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Melalui Ruang Pintar PNM
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI & Sysmex Indonesia Perkuat Deteksi Dini Talasemia
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.