MedcoEnergi (MEDC) Terbitkan Obligasi Dolar AS USD300 Juta, Jatuh Tempo 2032

idxchannel.com
55 menit lalu
Cover Berita

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan bahwa Medco Redwood Tree Limited, telah menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS senilai USD300 juta.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan bahwa Medco Redwood Tree Limited, telah menerbitkan obligasi senilai USD300 juta. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau MedcoEnergi mengumumkan bahwa anak usahanya, Medco Redwood Tree Limited, telah menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS senilai USD300 juta atau setara dengan Rp5,4 triliun. Obligasi tersebut memiliki tenor enam tahun sehingga akan jatuh tempo pada tahun 2032.

“Dengan rekam jejak yang panjang di pasar modal internasional, kami sangat senang atas kepercayaan yang terus diberikan para investor kepada MedcoEnergi," kata CEO MedcoEnergi, Ronald Gunawan dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga:
MEDC Umumkan Jadwal Pembagian Dividen Tunai Interim USD30 Juta

Ronald menilai, penerbitan obligasi ini mempertegas komitmen perseroan dalam mengelola liabilitas yang proaktif dan disiplin keuangan. Obligasi ini bertujuan untuk pembiayaan kembali utang (refinancing) dalam upaya menjaga profil jatuh tempo utang tetap terkelola dengan baik.

Obligasi ini dijamin oleh MedcoEnergi melalui penawaran Rule 144A/Reg S. Obligasi tersebut memiliki kupon 8,875 persen dan memperoleh peringkat BB- dari Fitch, BB- dari S&P Global, serta Ba3 dari Moody’s. 

Baca Juga:
Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Berpotensi Tekan Margin MEDC dan PGAS

Dana bersih hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) atau melunasi utang yang sudah ada, termasuk obligasi yang jatuh tempo pada 2028-2029.

Sebagai informasi, Medco Redwood Tree Ltd, anak usaha yang sepenuhnya dikuasai oleh MedcoEnergi sebelumnya telah merencanakan penerbitan obligasi senior tanpa jaminan (senior unsecured notes) di luar Indonesia.

S&P Global Ratings yang memberikan rating -BB atas surat utang tersebut menilai bahwa MedcoEnergi memiliki kapasitas neraca keuangan yang kuat. Rencana MedcoEnergi untuk mengakuisisi 10 persen hak partisipasi (production sharing contracts/PSC) di Cekungan Kutei, Kalimantan Timur, diyakini tidak mengganggu keuangan perusahaan.

S&P menilai, dana hasil obligasi tidak akan digunakan untuk membiayai akuisisi tersebut, karena MedcoEnergi masih memiliki ruang yang memadai untuk menampung tambahan investasi hingga USD1 miliar hingga 2027.

Penerbitan obligasi juga tidak berdampak material terhadap rasio dana dari oeprasional (funds from operations/FFO) terhadap utang MedcoEnergi mengingat sebagian besar dana digunakan untuk refinancing utang.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Mpox di Negara Tetangga RI Tembus 470, Tiga Orang Meninggal
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Skandal Penyadapan Prabowo Seret Nama Baru, Chusnul Chotimah Senggol Dua Ketum Partai Ini!
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Tingkatkan Layanan Wisata Jelang Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Atlet Berkuda Indonesia Nusrtdinov Zayan Fatih Bawa Tim Asia Raih Emas FEI di Olimpiade Remaja Dakar 2026
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Kemenkes Ungkap Terapi Pencegahan Tuberkulosis di Jakarta Naik 26 Persen Lebih
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.