Jalan Tergenang Air di Medan Akan Diperbaiki pada 2027, Termasuk Jl Letda Sujono

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjelaskan bahwa jalan yang tergenang air di sejumlah wilayah Kota Medan akan diperbaiki pada 2027.

Perbaikan tersebut meliputi pembenahan drainase yang tersumbat hingga proses pembuangan air yang menggenang. Penanganannya akan dilakukan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan.

"Jadi dari titik banjir itu, ini kan dua hari kan masih melihat ada beberapa titik genangan ya. Kami sudah kumpulkan juga beberapa titik genangan lainnya juga dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan. Nah, dari titik genangan tersebut semuanya sudah kita serahkan kepada SDABMBK untuk diteliti agar nantinya di tahun 2027 bisa benar-benar dibenahi. Bagaimana hulu dan hilirnya dari pembuangan drainasenya, sehingga benar-benar ada perencanaan yang jelas," kata Rico saat dihubungi, Jumat (6/11).

Rico menuturkan, perencanaan pembenahan drainase dilakukan secara terstruktur sehingga tidak hanya sebatas menambal bagian drainase yang rusak.

"Jadi, bukan hanya menambal-nambah saja. Jadi, kita harus petakan betul cara pembuangan air kita, sehingga bisa tembus dari hulunya sampai hilirnya ini dibenahi gitu," ujar Rico.

Rico mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir, intensitas hujan di Kota Medan cukup tinggi. Pihaknya akan memberikan perhatian terhadap titik-titik jalan yang tergenang dan melakukan evakuasi melalui BPBD Kota Medan.

"Di beberapa waktu ini juga kami terus melakukan pemantauan, di mana kondisi cuaca ini juga cukup intensitasnya juga cukup tinggi dalam hujan. Tapi, kami mengatensikan dan kami pastikan juga di mana ada titik genangan tersebut, wilayah pasti hadir langsung ke sana untuk membantu masyarakat. Dan juga melihat apabila ada daerah yang ketinggiannya, sehingga menganggu, pasti kita akan coba bantu secara langsung, termasuk rekan-rekan BPBD juga hadir," imbuh Rico.

Menurut Rico, genangan air di sejumlah ruas jalan terjadi karena sistem pembuangan drainase belum berfungsi secara optimal. Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan untuk dibenahi ke depannya.

"Ini menjadi atensi penuh kami untuk akan kami benahi di waktu mendatang, dan ini sudah masuk dalam data-datanya semuanya," ucap Rico.

Sebanyak 111 titik genangan air akan dibenahi pada 2027. Salah satunya di Gerbang Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sujono, Kota Medan, yang akan dibangun kolam retensi. Sementara itu, pada tahun ini, terdapat 100 titik genangan yang sudah dibenahi.

Untuk penanganan sementara, kata Rico, pihaknya melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa.

"Ada beberapa kurang lancar, ada yang kami coba sedot juga pakai mesin pompa. Ya, memang ada beberapa daerah kita yang bentuknya seperti kolam, sehingga pembuangannya itu agak lambat dalam pembuangan airnya. Sehingga ini dibutuhkan teknis yang lebih baik lagi nanti ke depan dalam pembuangan air," jelas Rico.

Kampung Aur Akan Dinormalisasi Kembali

Rico menuturkan, Pemerintah Kota Medan akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan untuk melakukan normalisasi Sungai Deli. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah air sungai masuk ke permukiman warga termasuk ke Kampung Aur.

"Memang kondisi ini cukup kompleks, di mana para masyarakat juga tinggal di wilayah dekat aliran sungai. Makanya kita butuh kewaspadaan tinggi dan bagaimanapun Sungai Deli ini juga kita butuhkan untuk dibenahi, dikeruk, karena sudah cukup lama," ujar Rico.

"Kita juga meminta BWS juga melakukan normalisasi lebih banyak lagi. Kami juga siap untuk membantu agar nantinya load dari air yang melewati ini bisa lebih luas. Karena yang terjadi banyak pendangkalan-pendangkalan di sungai-sungai besar kita juga," sambung Rico.

Rico mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan BWS terkait pembenahan aliran sungai agar masyarakat dapat lebih aman dan terbebas dari banjir.

"Apabila tentang permasalahan sungai ini, ini semua kewenangan kan ada di BWS. Kita juga akan meminta juga kajian-kajian tersebut bagaimana membangunkan aliran sungai yang lebih baik agar juga nanti warga juga akan lebih baik lagi ke depannya," pungkas Rico.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Permodalan dan Dorong Peningkatan Free Float, Pemegang Saham Setujui Rights Issue BSI (BRIS)
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Indef sebut stimulus fiskal bantu jaga konsumsi rumah tangga
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Bitcoin Pulih ke USD80 Ribu, Menguat Lebih dari 6?lam 24 Jam
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Dibuka Ambruk 1,48 Persen ke Level 4.955, Lima Saham Justru Melonjak hingga 32 Persen
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Dian Sandi Bakal Dihadirkan dalam Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Ini yang Akan Ditanyakan
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.