Gandeng Unhas, PKK Makassar Bekali Kader Skrining Hipertensi-Kanker

celebesmedia.id
16 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar bekerja sama dengan Program Studi Patologi Anatomi Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi dan skrining deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) di Auditorium Gedung PKK Kota Makassar, 5–6 November 2026.

Agenda tahunan Kelompok Kerja (Pokja) IV TP PKK Makassar ini menyasar Ketua TP PKK kecamatan, kader PKK, dan kader Posyandu. Pelatihan berfokus pada pencegahan hipertensi, diabetes melitus, hingga deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.

Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Indira Purnama Sari, menegaskan pentingnya pemahaman deteksi dini bagi para kader yang berinteraksi langsung di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin kader PKK tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang penyakit tidak menular, tetapi juga memahami bagaimana cara mencegah dan mendeteksinya sejak dini. Dengan begitu, mereka dapat menerapkan pola hidup sehat sekaligus menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (6/11).

Materi pencegahan hipertensi dipaparkan oleh pakar kesehatan Unhas, Dr. Elvira. Ia menyoroti pentingnya pembatasan konsumsi garam, olahraga teratur, penimbangan berat badan ideal, serta pemeriksaan rutin mengingat sifat hipertensi yang kerap tanpa gejala (silent killer).

“Tekanan darah tinggi perlu dikontrol secara rutin. Jangan menunggu muncul keluhan atau gejala baru melakukan pemeriksaan, karena deteksi dan pengendalian sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi,” jelasnya.

Selain penyakit metabolik, peserta mendapatkan pelatihan praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) serta edukasi metode skrining kanker serviks melalui pemeriksaan IVA maupun tes HPV.

Melalui pembekalan intensif ini, TP PKK Kota Makassar menargetkan penguatan peran kader Posyandu sebagai agen edukasi utama dalam membentuk keluarga sehat dan responsif terhadap bahaya penyakit tidak menular.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenazah Korban Terakhir Helikopter MI-17 TNI AD Berhasil Dievakuasi dari Laut Seruyan
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
BSI Dapat Restu Rights Issue hingga 6,8 Miliar Saham
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Sulteng dan Dinas Pertanian Latih Petani Budi Daya Bawang Putih, Dukung Pengembangan 3.000 Hektare Lahan
• 1 jam lalupantau.com
thumb
TNI Beri Santunan untuk Keluarga Dua Ptajurit yang Gugur Saat Padamkan Karhutla di Kalimantan Tengah
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Google Investasi Data Center Rp 271 T di Malaysia, Jamin Suplai Air & Listrik 1 GW
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.