Prabowo Ingin Bangun Museum Agung di Monas, Jadi Pusat Sejarah dan Edukasi Nasional

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional (Grand National Museum) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi bagi masyarakat.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, revitalisasi kawasan Monas agar makin nyaman dan indah, sekaligus memperkuat nilai sejarah serta edukasi bagi masyarakat yang berkunjung.

Presiden Prabowo  juga menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di Monas.

Baca Juga :
Prabowo Siapkan Revitalisasi 441 RSUD Mulai 2027, Brebes Masuk Daftar Usulan

“Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda,” ujar Seskab Teddy.

Menanggapi hal tersenut, Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia, Putu Supadma Rudana mengatakan, gagasan Presiden Prabowo membangun Grand National Museum di Monas merupakan langkah strategis dan monumental dalam memperkuat ekosistem permuseuman Indonesia sekaligus menghadirkan ruang edukasi sejarah, kebudayaan dan peradaban yang lebih inklusif bagi masyarakat.

Baca Juga :
Prabowo Perintahkan Percepat Revitalisasi Istana dan 200 Museum di Seluruh Indonesia

“Asosiasi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden yang memiliki gagasan, pemikiran dan konsep yang luhur untuk memuliakan secara menyeluruh perjalanan peradaban nusantara, kekayaan sejarah, budaya, serta identitas bangsa kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda dan dunia internasional,”ujarnya.

“Kami menyebutnya sebagai Museum Agung Peradaban Nusantara, sebuah mandala utama peradaban Indonesia sejak masa prasejarah hingga indonesia modern,"lanjut Putu.

Pimpinan The Rudana Art Institution ini menjelaskan bahwa, kehadiran Grand National Museum di kawasan Monas diharapkan dapat menjadi “soul of a nation”.

Baca Juga :
Hari Museum Indonesia, Revitalisasi dan Edukasi Jadi Kunci Pelestarian Warisan Budaya

Dimana Museum tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi harus menjadi institusi yang menekankan pembelajaran, interaksi, inspirasi, hiburan, dan rekreasi yang penuh nilai sehingga mampu menarik minat wisatawan, dan masyarakat khususnya generasi muda.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI akan Ajukan Pembangunan Kebun Raya Mangrove ke Pusat
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Detoksifikasi Bursa ala OJK dan SRO, Kapan IHSG Akan Pulih?
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Zhong Hui Saja Tidak Cukup! Pelatih Red Sparks Blak-blakan Akui Mereka Sangat Membuthkan Vanja Bukilic
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Komnas HAM Sesalkan Kekerasan di Pidie, Minta Pemerintah Cegah Eskalasi Konflik
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Callista Arum Bocorkan soal Final Fight Film Serangan Balik yang Chaos
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.