Jakarta: Pekerjaan normalisasi Kali Angke di kawasan Jakarta Barat terus dilakukan sebagai upaya mengantisipasi luapan air yang berpotensi menyebabkan banjir di permukiman sekitar. Sejumlah infrastruktur penunjang pengendalian aliran sungai terlihat telah dibangun di sepanjang bantaran.
Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com di lokasi, aliran Kali Angke tampak berwarna kecokelatan dengan sisi sungai yang telah dilengkapi struktur tanggul beton dan turap. Di salah satu titik, terlihat pula jalur beton memanjang di sepanjang bantaran sungai serta sejumlah pohon yang ditanam di sekitar area tersebut.
Sementara itu, di titik lainnya terlihat struktur turap yang terpasang di sisi sungai. Sebuah alat berat jenis ekskavator juga tampak berada di sekitar bantaran, menunjukkan adanya penanganan infrastruktur di kawasan tersebut.
Baca Juga :
Normalisasi Ciliwung dan Sejumlah Sungai Dipercepat hingga Desember 2026Kondisi Kali Angke di Jakbar. Foto: Metrotvnews.com/Azri.
Pembangunan tanggul dan penataan bantaran menjadi bagian dari upaya memperkuat tebing sungai sekaligus mendukung pengendalian aliran air. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko luapan Kali Angke, terutama ketika intensitas hujan meningkat.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempercepat normalisasi sejumlah sungai, termasuk Kali Angke, Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Pengerjaan ditargetkan terus diintensifkan hingga Desember 2026 untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan pada awal tahun depan.
“Sekarang ini sampai dengan bulan Desember, Pemerintah DKI Jakarta akan terus melakukan normalisasi sungai-sungai yang ada, apakah itu Ciliwung, Angke, Krukut, Cakung Lama, dan sebagainya akan kita kebut untuk mudah-mudahan begitu bulan Januari mulai curah hujan tinggi dan kemudian Februari puncaknya,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 5 November 2026.
(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)




