Mencekam! Kontak Tembak dengan TNI di Yahukimo, OPM Terdesak Kabur ke Hutan

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Mencekam! Kontak Tembak dengan TNI di Yahukimo, OPM Terdesak Kabur ke HutanNasional | inews | Sabtu, 7 November 2026 - 14:35Dengarkan Berita

YAHUKIMO, iNews.id - Pasukan TNI terlibat kontak senjata dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kelompok tersebut diketahui pimpinan Kopitua Heluka di Camp Biru.

Lokasi kontak tembak tepatnya di sekitar Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Setelah baku tembak selama 45 menit, kelompok tersebut dilaporkan melarikan diri ke dalam hutan dan meninggalkan sejumlah senjata serta amunisi.

Kontak senjata melibatkan personel Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 3 Marinir yang tergabung dalam Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III. Operasi tersebut berawal dari informasi Satgas Mandala mengenai keberadaan kelompok pimpinan Kopitua Heluka.

"Sebelum kontak tembak terjadi pasukan kami sudah terlebih dahulu melakukan upaya persuasif dengan meminta mereka menyerah serta meletakkan senjata namun ajakan ini dibalas mereka dibalas dengan tembakan," ujar Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, Sabtu (7/11/2026).

Baca Juga:Eks Jampidsus Febrie Didakwa Peras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tak Dijadikan Tersangka Jiwasraya

Setelah baku tembak berlangsung sekitar 45 menit, sedikitnya 15 anggota kelompok tersebut dilaporkan mundur dan melarikan diri ke kawasan hutan di Distrik Dekai.

Pasukan TNI kemudian menyisir lokasi dan menemukan gubuk yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok OPM pimpinan Kopitua Heluka. 

"Pasukan Satgas TNI berhasil memukul mundur pasukan separatis tersebut di mana sekita 15 orang anggota TNPB OPM pimpinan Kopitua Heluka melarikan diri ke dalam hutan," ucapnya. 

Dari tempat tersebut, personel menemukan tujuh pucuk senjata api, terdiri atas dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang.

Selain senjata api, TNI juga mengamankan puluhan butir peluru tajam, dua teleskop, beberapa bilah senjata tajam, serta selembar bendera Bintang Kejora.

Letjen TNI Lucky menyebut, Kopitua Heluka merupakan pimpinan kelompok yang pernah ditangkap dan dipenjara. Namun, dia melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Wamena pada 25 Februari 2025.

Dia juga menyebut Kopitua Heluka sebagai salah satu pimpinan kelompok yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan terhadap warga.

Baca Juga:800 Pati TNI-Polri Dikumpulkan di Istana, Prabowo: Saya Undang Jelang Dua Tahun Pemerintahan

Selain itu, dia meminta agar pimpinan, anggota dan simpatisan OPM yang masih berada di hutan agar menyerahkan diri dan meletakkan senjata. Dia mengajak mereka kembali untuk bersama-sama membangun Papua.

Meski mengutamakan pendekatan persuasif, Lucky menegaskan TNI akan mengambil tindakan tegas dan terukur apabila kelompok tersebut melakukan perlawanan. Tindakan itu, kata dia, tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan aturan pelibatan atau Rules of Engagement (ROE).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Ditelepon Prabowo Saat Acara Golkar di Maluku: Isu-Isu Begini, Jangan Sampai..
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Banyak Promo Menarik di Aplikasi ShopeePay 11.11, dari KFC Rp11 Ribu hingga Saldo Kaget Setiap Hari
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Gunung Semeru Meletus Sabtu Dini Hari
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Veda Ega Dapat Hukuman Mundur Enam Posisi Start di Moto3 Qatar, Apa Penyebabnya?
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Yogyakarta Masuk Radar Pengembangan Kereta Cepat Whoosh, Ini Progres Pemerintah Matangkan Kajian
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.