FIFA Beri Kabar Buruk! Ini 4 Kerugian Timnas Indonesia Absen di FMD November 2026

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Timnas Indonesia harus menerima kenyataan tidak akan menjalani pertandingan internasional pada FIFA Matchday November 2026.

Keputusan tersebut membuat skuad Garuda kehilangan sejumlah kesempatan penting, mulai dari menguji strategi John Herdman hingga memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Baca Juga :
Kata Kevin Diks usai Monchengladbach Kalah saat Dirinya Comeback
Nathan Tjoe-A-On Bersinar, Willem II Akhirnya Tambah Poin di Eredivisie

Semula, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania dalam pertandingan persahabatan di Amman pada 13 November 2026.

Namun, PSSI memilih membatalkan agenda tersebut karena mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang dikhawatirkan berdampak terhadap keselamatan dan kondisi psikologis pemain.

Setelah pembatalan tersebut, upaya mencari pertandingan pengganti tidak membuahkan hasil karena terbatasnya waktu.

Sebagai gantinya, pelatih John Herdman akan menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali dengan melibatkan pemain utama dan sejumlah wajah baru.

John Herdman tetap ingin memanfaatkan periode internasional tersebut untuk memperkuat fondasi permainan Timnas Indonesia.

Namun, tidak adanya pertandingan membuat skuad Garuda kehilangan sejumlah keuntungan yang sebenarnya bisa diperoleh melalui uji coba internasional.

Berikut empat kerugian yang harus ditanggung Timnas Indonesia setelah batal bertanding pada FIFA Matchday November (FMD) 2026.

1. John Herdman Kehilangan Kesempatan Menguji Strategi

Kerugian pertama berkaitan dengan proses perkembangan permainan Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman.

Pelatih asal Inggris tersebut kehilangan kesempatan melihat secara langsung efektivitas strategi yang selama ini disiapkan ketika menghadapi lawan sesungguhnya.

Sesi latihan di Bali memang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki koordinasi antarpemain dan mematangkan taktik.

Akan tetapi, pertandingan kompetitif memiliki tantangan berbeda karena pemain harus mengambil keputusan di bawah tekanan lawan.

John Herdman juga tidak bisa mengukur secara maksimal efektivitas transisi permainan, organisasi pertahanan, hingga penyelesaian akhir skuad Garuda.

Padahal, evaluasi melalui pertandingan internasional menjadi salah satu bagian penting dalam membangun tim yang lebih kompetitif.

2. Kehilangan Kesempatan Mengukur Kekuatan Melawan Tim Asia

Agenda menghadapi Yordania sebenarnya menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan dari kawasan Asia Barat.

Pengalaman tersebut penting mengingat Timnas Indonesia membutuhkan persiapan menghadapi berbagai karakter permainan dalam kompetisi Asia.

Yordania bisa memberikan ujian berbeda dibandingkan lawan-lawan yang biasa dihadapi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga :
Timnas Indonesia Cuma TC di Bali, Malaysia dan Vietnam Tetap Bertanding di FIFA Matchday
John Herdman Panggil Pemain Baru untuk TC Timnas Indonesia di Bali
Gelar TC di Bali, John Herdman Siapkan Kesempatan untuk Wajah Baru di Timnas Indonesia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Suyudi Tegaskan Korps Bhayangkara Semakin Solid
• 8 jam laludetik.com
thumb
Lama Tak Muncul di Layar Kaca, Natasha Wilona Ternyata Sengaja Hiatus karena Alasan Ini
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Disebut Jadi Target Penyadapan, Said Iqbal: Itu Risiko Perjuangan
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Ibu Bagikan Pengalaman Telinga Anak Luka karena Anting, Ini Tips Memilih yang Aman untuk Balita
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
The Weeknd Tutup Tur Dunia, "After Hours Til Dawn" Raup Pendapatan Lebih dari Rp 20 Triliun
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.