Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator BGN Baru Dilantik, Ini Daftar Namanya

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui pelantikan enam pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan BGN pada Jumat (6/11/2026).

Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator BGN Baru Dilantik, Ini Daftar Namanya. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat tata kelola organisasi dan kapasitas kelembagaan guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui pelantikan enam pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan BGN pada Jumat (6/11/2026).

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi melalui penempatan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, profesionalitas, serta rekam jejak sesuai kebutuhan kelembagaan. 

Baca Juga:
BGN Kembali Aktivasi 953 SPPG Baru di 34 Provinsi, Sasar 1,5 Juta Penerima Manfaat

Selain itu, BGN juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah untuk menghadirkan perspektif dan pengalaman yang dapat mendukung perbaikan tata kelola.

"Kami membutuhkan orang-orang yang memiliki kompetensi, profesionalitas, dan rekam jejak yang baik untuk bersama-sama melakukan berbagai perbaikan di lingkungan BGN. Kehadiran pejabat dari berbagai latar belakang instansi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi besar, terutama dalam memperkuat tata kelola yang sedang kita bangun," ujar Arumsari.

Baca Juga:
Gaji Pengawas Gizi dan Keuangan MBG Tak Dipotong, Ini Penjelasan BGN

Dia menjelaskan, pelantikan kali ini mencakup empat pejabat pimpinan tinggi pratama dan dua pejabat administrator. Sejumlah pejabat yang dilantik berasal dari internal BGN, sementara lainnya merupakan bagian dari sinergi dan penugasan lintas instansi, termasuk dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Kesehatan.

Menurut Arumsari, keterlibatan pejabat dengan pengalaman dari berbagai instansi menjadi salah satu kebutuhan BGN sebagai lembaga yang relatif baru dan masih terus membangun kapasitas organisasinya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sumber daya manusia sekaligus menghadirkan masukan, pemikiran, dan solusi dalam menjawab berbagai tantangan kelembagaan.

Baca Juga:
BGN Batasi Biaya Operasional Dapur MBG Maksimal Rp3.000 per Penerima Manfaat

"BGN merupakan lembaga yang masih terus membangun kapasitas organisasinya. Karena itu, kami membutuhkan sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga. Kami juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat membawa masukan, pemikiran, serta solusi untuk memperbaiki tata kelola BGN ke depan," kata dia.

Arumsari menambahkan, penguatan kelembagaan tidak hanya berorientasi pada pembenahan internal organisasi, tetapi juga harus berdampak terhadap kualitas pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kapasitas organisasi yang semakin kuat, BGN diharapkan mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara lebih optimal, khususnya dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan dengan tata kelola yang baik.

Adapun enam pejabat yang dilantik terdiri atas:

1. Dr. Rahman, S.STP., M.Si. sebagai Kepala Biro Manajemen Kinerja pada Sekretariat Utama.

2. Said Karim, S.T., M.Si. sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi pada Sekretariat Utama.

3. Mungki Hadipratikto, S.H., M.H. sebagai Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II pada Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

4. Haerudin, S.H., M.Hum. sebagai Direktur Manajemen Risiko Pemenuhan Gizi pada Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.

5. Haidir, S.Si., M.Si. sebagai Kepala Bagian Sinkronisasi Program dan Anggaran pada Sekretariat Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran.

6. Anita Rentauli Gultom, S.K.M., MPH sebagai Kepala Bagian Sinkronisasi Program dan Anggaran pada Sekretariat Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.

Melalui penguatan struktur organisasi dan kolaborasi lintas instansi tersebut, BGN berkomitmen membangun kelembagaan yang semakin profesional, adaptif, dan akuntabel. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis didukung tata kelola yang kuat serta mampu memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh penerima manfaat.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekor Impresif Lamine Yamal Bersama Barcelona Jelang Lawan Atletico Madrid
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Unai Emery Bahas Kontrak Baru dengan Aston Villa, MU Gigit Jari?
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Dosen Intelijen UI Bantah Penyadapan Presiden untuk Pengamanan, Singgung Peran Baintelkam-Paspampres
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Jualan di Warung Pakai HP Rp1 Jutaan, Ini Spesifikasi yang Membantu Mencatat Utang dan Transaksi
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Teror Ancaman Bom Eropa Makin Meluas, Sasar Penerbangan dan Media
• 16 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.