Ringkasan Berita
* PT Pelindo Terminal Petikemas melalui program Pelindo Mengajar memperkenalkan dunia kepelabuhanan dan peluang karier di BUMN kepada 125 siswa SMAN 1 Pandeglang, yang turut dilengkapi dengan bantuan perbaikan fasilitas olahraga sekolah guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.
——————————————————————————–
Pandeglang (beritajatim.com) — Suasana SMAN 1 Pandeglang tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 125 siswa dari kelas X hingga XII berkumpul untuk mengikuti program Pelindo Mengajar yang dihadirkan langsung oleh Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Pelindo Terminal Petikemas, Yogi Firdaus, Jumat (6/11/2026).
Bagi sebagian besar pelajar di Kabupaten Pandeglang, pelabuhan mungkin bukan tempat yang akrab dalam keseharian. Namun, melalui kegiatan ini, Yogi memperkenalkan bahwa pelabuhan jauh melampaui fungsi dasarnya sebagai tempat bersandarnya kapal. Lebih dari itu, pelabuhan adalah roda penggerak utama rantai logistik, konektivitas antardaerah, dan denyut nadi perekonomian nasional yang memerlukan keahlian dari berbagai bidang, mulai dari teknik, teknologi informasi, hingga manajemen sumber daya manusia.
Kehadiran Yogi sebagai putra daerah Pandeglang yang sukses menduduki posisi strategis di BUMN memberikan gelombang inspirasi tersendiri bagi para siswa. Salah satunya dirasakan oleh Vino Andhika, siswa kelas XI-1 Kesehatan, yang merasa tertantang untuk mengikuti jejak karier sang pimpinan.
“Kehadiran Pak Yogi di sekolah kami benar-benar memberikan inspirasi. Saya merasa tertantang karena ternyata putra asli Pandeglang juga bisa menjadi salah satu pimpinan di industri kepelabuhanan Indonesia. Dari kegiatan ini, saya semakin membulatkan tekad untuk belajar lebih giat dan mempersiapkan diri agar suatu saat nanti bisa mengikuti jejak Pak Yogi, berkarier di BUMN, dan memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujar Vino.
Hal senada diungkapkan oleh Salwa Nadzhela Al Hikmat, siswi kelas X-4, yang mengaku wawasannya terbuka setelah mendengar paparan interaktif tersebut.
“Awalnya saya mengira pelabuhan hanya tempat kapal penumpang dan kapal barang bersandar. Setelah mengikuti Pelindo Mengajar, saya jadi tahu bahwa ternyata banyak sekali peran yang terlibat di dalamnya. Ada berbagai pekerjaan dan keahlian yang dibutuhkan agar seluruh aktivitas pelabuhan bisa berjalan dengan baik. Ternyata dunia kepelabuhanan jauh lebih luas dari yang saya bayangkan sebelumnya,” tutur Salwa.
Kepala SMAN 1 Pandeglang, Jubaedi, turut mengapresiasi tinggi inisiatif tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memperkaya wawasan siswa mengenai industri kepelabuhanan, tetapi juga menumbuhkan semangat juang dan cita-cita tinggi untuk membangun bangsa.
Selain berbagi ilmu, PT Pelindo Terminal Petikemas juga menyalurkan dukungan nyata melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa perbaikan lapangan olahraga sekolah. Langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045. Sejak dimulai pada 2022, program Pelindo Mengajar kini telah merangkul 1.925 siswa di 13 sekolah di seluruh Indonesia.[rea]




