JAKARTA — Akun Instagram pimpinan Majelis Rasulullah Habib Nabiel Almusawa, yakni @habib_nabiel_almusawa terkena banned (penangguhan) sehingga tidak lagi bisa diakses publik. Akun Instagram dengan jutaan followers itu diketahui kerap menyampaikan pesan dakwah yang lembut kepada para pengikutnya.
Saat berbincang dengan Republika di markas Majelis Rasulullah di Jakarta, Kamis(5/11/2026), Habib Nabiel yang juga saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengaku tidak mengetahui apa penyebab akunnya terkena banned. Hanya saja, dia mengatakan, akun tersebut dinonaktifkan pihak Instagram setelah mengeluarkan konten tentang pembebasan Palestina beberapa waktu lalu. “Saya tidak akan pernah bisa berhenti menyuarakan Palestina,”ujar Habib Nabiel.
Baca Juga
Studi Ungkap Cara Pangkas Biaya Cadangan Minyak Darurat di ASEAN
Polisi Akhirnya Tangkap Tersangka Pembakar Warung Mi Babi Usai Kontroversi Grebek Pesantren
Jihad Finansial Pesantren di Hari Pahlawan
Bagi Habib Nabiel, isu Palestina harus terus disuarakan oleh masyarakat karena sudah menjadi isu kemanusiaan. “Saya tidak terbayang nanti di hari akhir kelak saat ditanya kok kamu diam tentang apa yang terjadi kepada saudaramu di Palestina,”kata Habib Nabiel.
Kakak kandung almarhum Habib Munzir Al Musawa ini pun berharap otoritas terkait bisa menghidupkan kembali akunnya seperti semula. Dengan demikian, ujar Habib Nabiel, dia bisa kembali aktif berdakwah di dunia digital. Kebijakan banned dari Instagram tidak membuat dakwah Habib Nabiel berhenti. Sosok yang juga aktif di Rabithah Alawiyah ini terus berkeliling untuk menyuarakan dakwah di masyarakat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Dalam catatan Republika, Habib Nabiel merupakan sosok pendakwah yang selalu mengedepankan kelembutan dan kasih sayang. Ceramahnya kerap dihadiri oleh ribuan jamaah. Selain aktif mengisi kajian, Habib Nabiel juga kerap tampil di beberapa stasiun televisi.
Habib Nabiel Almusawa menyampaikan tausiyah saat gelaran Festival Hijriah di Gedung Graha Bhakti Budaya, Jakarta, Rabu (19/7/2023). Republika bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Komite Tiongkok menggelar Festival Hijriah dalam rangka menyambut 1 Muharram 1445 H. Kegiatan tersebut akan digelar di sembilan kota hingga 10 Agustus mendatang dengan menampilkan beragam kegiatan seperti tausiyah dan pementasan seni budaya Xinjiang dari komunitas lokal.