Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir buka suara terkait kasus penyadapan ilegal dilakukan empat jenderal polisi terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara hingga tokoh politik. Erick mengaku hanya mendengar informasi bahwa dirinya berada di nomor 36 dalam daftar salah satu pihak disadap sebagaimana kabar beredar di media sosial.
"Nah, kalau saya hanya mendengar saya nomor 36, apa gitu," kata Erick kepada wartawan, Sabtu (7/11/2026).
Advertisement
Namun Erick mengatakan masih menunggu hasil verifikasi dari Kapolri dan satuan tugas (satgas) dibentuk mengusut kasus tersebut. "Ya, kembali kita tunggu saja hasil verifikasi dari Pak Kapolri dan juga satgas yang sedang dibentuk," ujar Erick.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini mengaku tidak bisa bicara apa-apa, sebelum hasil verifikasi tersebut disampaikan pihak berwenang. Erick juga berharap tidak ada pihak yang memiliki pemikiran negatif terhadap dirinya.
Menurut Erick, saat ini dirinya berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Dia menegaskan pentingnya menjalankan tugas dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
"Apalagi hari ini saya berkontribusi yang terbaik untuk bangsa negara dan bagaimana justru kita harus melayani rakyat sebaik-baiknya," kata Erick.




