AS Tawarkan Hadiah 20 Juta Dolar Bagi Pihak yang Bocorkan Rahasia Program Nuklir Iran

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

WASHINGTON — Pemerintah Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah 20 juta dolar AS bagi siapapun yang bisa memberikan informasi tentang program nuklir Iran. Mereka yang membagikan informasi tersebut juga dimungkinkan untuk direlokasi.

Tawaran hadiah sebesar 20 juta dolar AS diumumkan Komando Pusat AS (US Central Command/CENTCOM) lewat akun X resminya pada Sabtu (7/11/2026). Mereka mengungkapkan, pemberian hadiah dilakukan lewat program Departemen Luar Negeri AS yang disebut “Rewards for Justice”.

Baca Juga
  • Polisi Tangkap Dalang Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo
  • Sejumlah Mantan Dankor Brimob Dukung Kapolri Benahi Institusi
  • Masuk ke Dalam Daftar Nama yang Diduga Disadap Erick Thohir Tunggu Hasil Verifikasi Kapolri

“Rewards for Justice menawarkan imbalan hingga 20 juta dolar AS serta kemungkinan relokasi bagi siapa pun yang memberikan informasi mengenai program nuklir Iran—termasuk fasilitas, peralatan, dan personel yang terlibat, seperti mereka yang berasal dari komunitas ilmiah—atau informasi mengenai pergerakan dari hal-hal tersebut,” tulis CENTCOM pada akun X resminya.

Program Rewards for Justice dibentuk pada 1984 di bawah kerangka inisiatif keamanan nasional Departemen Luar Negeri AS. Tujuan program tersebut adalah memberikan imbalan uang bagi informasi yang dapat melindungi nyawa dan kepentingan AS.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dalam pernyataannya mengenai imbalan 20 juta dolar, Departemen Luar Negeri AS mengatakan, ketidakpatuhan Iran terhadap kewajiban pengawasan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah menyebabkan badan tersebut kehilangan 'kesinambungan pengetahuan' terkait produksi dan inventaris komponen-komponen kunci Iran, seperti sentrifuga.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Studi: Anak Jago Olahraga Bisa Dipengaruhi Faktor Genetik, Ini Penjelasannya
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat Nilai Jokowi Seharusnya Kecam LSP Terkait Penyadapan
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
TNI Kerahkan Dua Helikopter untuk Pantau Pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Bahlil Sudah Tahu Siap Orang di Balik Isu Munaslub Golkar, Tegaskan Tak Ada Tempat bagi Pengkhianat!
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
ICW Ungkap Cara Tekan Biaya Politik Mahal, Dorong Kampanye Berbasis Pertemuan
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.