JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mematangkan persiapan menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Sebagai tuan rumah, Tangsel mengklaim kesiapan penyelenggaraan, mulai dari aspek teknis, administrasi hingga infrastruktur, telah mencapai 90 persen.
Pesta olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 23 November 2026. Sementara itu, upacara pembukaan secara resmi akan digelar pada 15 November 2026 di Lapangan Sunburst, BSD, Kecamatan Serpong.
Porprov Banten tahun ini menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah olahraga di provinsi tersebut. Sebanyak 60 cabang olahraga (cabor) masuk dalam agenda pertandingan dengan melibatkan ribuan atlet yang mewakili kabupaten dan kota di seluruh wilayah Banten.
Lebih dari sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali, Porprov VII Banten 2026 juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet daerah. Ajang ini diharapkan mampu menjadi sarana pencarian bakat sekaligus mengukur perkembangan prestasi olahraga Banten sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Ketua Pelaksana Porprov VII Banten 2026, Pilar Saga Ichsan, melalui Kepala Bidang Humas Porprov Banten 2026, Tubagus Asep Nurdin, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan dengan mengedepankan efisiensi. Salah satu strateginya adalah memanfaatkan fasilitas olahraga yang telah tersedia daripada membangun banyak infrastruktur baru yang berpotensi tidak terpakai setelah kegiatan berakhir.
Menurut Asep, progres persiapan secara keseluruhan telah mencapai 90 persen. Panitia menyiapkan sekitar 70 lokasi pertandingan atau venue yang berasal dari berbagai pihak, mulai dari fasilitas pemerintah, sekolah, perguruan tinggi hingga mitra swasta.
"Persiapan kita secara akumulatif sudah berada di jalur yang tepat dengan tingkat pencapaian 90 persen. Dari total sekitar 70 venue yang disiapkan—mencakup fasilitas milik pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, hingga mitra swasta—seluruhnya diverifikasi secara ketat agar memenuhi standar teknis pertandingan resmi," ujar Asep saat ditemui di Balai Kota Tangsel, Jumat (6/11/2026).
Selain memastikan kelayakan fasilitas pertandingan, panitia juga memberikan perhatian terhadap integritas penyelenggaraan. Panitia Besar (PB) Porprov bersama Panitia Pengarah dan Penasihat (Panwasrah) serta KONI Banten telah menyelesaikan proses pemeriksaan administrasi peserta, termasuk ketentuan mengenai mutasi atlet.
Verifikasi tersebut dilakukan untuk mencegah persoalan administrasi yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Dengan demikian, setiap kontingen diharapkan memperoleh kesempatan berkompetisi secara adil dan sesuai regulasi.
Asep menegaskan, pembinaan atlet juga menjadi bagian penting dari tujuan penyelenggaraan Porprov. Para peserta dari berbagai daerah telah menjalani pemusatan latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.
"Para atlet dari berbagai kontingen telah digembleng melalui pemusatan latihan yang disiplin. Porprov bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita merawat ekosistem pembinaan olahraga yang kredibel, menjunjung tinggi sportivitas, dan berkelanjutan," imbuhnya.
Porprov Banten 2026 Diharapkan Dorong Ekonomi LokalPenyelenggaraan Porprov VII Banten 2026 juga diharapkan memberikan manfaat di luar bidang olahraga. Kehadiran atlet, ofisial, pendamping, dan masyarakat yang menyaksikan pertandingan diproyeksikan menciptakan perputaran ekonomi bagi pelaku usaha di Tangerang Selatan.
Rangkaian pembukaan yang dikemas dalam bentuk festival rakyat di Lapangan Sunburst, BSD, Kecamatan Serpong, menjadi salah satu agenda yang diperkirakan menarik perhatian masyarakat.
Pemkot Tangsel juga menyiapkan langkah untuk melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kegiatan tersebut. Para pelaku usaha lokal diwajibkan mendapat ruang di setiap klaster venue pertandingan agar dapat menawarkan produk mereka kepada pengunjung dan kontingen dari berbagai daerah.
Keterlibatan UMKM diharapkan memperluas manfaat ekonomi Porprov, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan Tangerang Selatan kepada masyarakat dari luar daerah.
- 1
- 2
- »





