Erick: Dunia fotografi olahraga harus bertransformasi di era digital

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menekankan pentingnya adaptasi dan melakukan transformasi di tengah pesatnya era digitalisasi bagi pelaku seni, khususnya fotografer olahraga.

"Dengan digitalisasi, semuanya berubah. Tadi saya bilang adaptasi. Artinya, digitalisasi yang terjadi ini mesti punya suatu solusi juga bersama," ujar Erick Thohir usai menghadiri pameran foto Spirit de Indonesia, dilansir dari rilis resmi, Minggu.

Menurut Erick, adaptasi menjadi kunci mutlak di tengah disrupsi digital saat ini agar karya-karya visual tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga mampu terintegrasi dengan ekosistem digital serta memberikan nilai tambah secara ekonomi.

Oleh karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi lintas sektor antara komunitas fotografer dengan platform digital maupun industri terkait guna menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Erick menilai, penggabungan antara prestasi olahraga dan dampak ekonomi merupakan keharusan di era modern agar pembinaan atlet maupun industri pendukungnya tidak berjalan sendiri-sendiri tanpa sokongan finansial yang memadai.

"Olahraga sekarang bukan hanya prestasi, tetapi tourism dan industri akhirnya berjalan lancar. Mudah-mudahan kita bisa kembangkan, supaya bisa ini terus berputar secara ekonomi," kata Erick menjelaskan.

Baca juga: Dua atlet Porprov meninggal, Menpora minta evaluasi keselamatan

Sementara itu, pameran foto "Spirit de Indonesia" menampilkan 45 karya foto pilihan Tjandra Moh Amin yang diabadikan pada rentang tahun 2003 hingga 2009. Seluruh karya ikonis tersebut merekam momen dari ajang kompetisi balap sepeda bergengsi di tanah air, yakni Tour d’Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Tjandra Moh Amin berharap hasil foto yang diabadikannya dapat menjadi warisan informasi yang bernilai bagi generasi mendatang.

Menurut Tjandra, ajang balap sepeda seperti Tour d’Indonesia tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi daerah-daerah yang dilalui.

"Ajang balap sepeda tersebut sangat menarik ya dan sangat mengharumkan nama bangsa, khususnya di Indonesia. Tentu saya berharap karya-karya visual ini bisa menambah wawasan bagi generasi mendatang mengenai dinamika dan perkembangan dunia olahraga sepeda di Tanah Air," tutur Tjandra.

Baca juga: Menpora sebut pemberian bonus bukti masa depan atlet tidak suram

Baca juga: Presiden serahkan bonus Rp158,3 miliar kepada atlet dan pelatih


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Listyo Sigit Cs Jadi Tersangka, Bongkar Jaringan dan Rantai Komando Penyadapan Prabowo!
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Pemprov Sulteng mulai bangun Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 di Palu
• 21 menit laluantaranews.com
thumb
Sumur Baru Pertamina Hulu Mahakam Produksi 250 Barel Minyak per Hari, Gas Lampaui Target 110 Persen
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Jogjastory Rintis Usaha Fesyen Berbasis Cerita Lokal Bareng linkumkm by BRI
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.