jpnn.com - JAKARTA - Ikatan Guru Indonesia (IGI) memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dinilai melakukan transformasi tata kelola guru melalui peningkatan kesejahteraan, kepastian karier, dan kompetensi tenaga pendidik.
Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penghargaan Special Award Anugerah Pendidikan Indonesia (API) 2026 kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebagai Tokoh Penggerak Transformasi Guru Indonesia.
BACA JUGA: Cen Sui Lan Juga Menunggu Juknis Pengalihan Guru PPPK jadi ASN Pusat
Ketua Umum IGI Danang Hidayatullah di Jakarta pada Sabtu (7/11) mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kepemimpinan Nunuk yang dinilai memberikan dampak nyata bagi guru melalui berbagai pembenahan tata kelola tenaga pendidik.
Menurut dia, upaya tersebut mencakup optimalisasi seleksi dan pengangkatan guru Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK), transformasi Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta penguatan perlindungan hukum bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
BACA JUGA: PPPK Paruh Waktu Naik Status Sekaligus atau Bertahap? Bagaimana Penganggaran Gaji?
Ia menilai kepemimpinan di bidang pendidikan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga perlu ditunjukkan dengan kehadiran langsung, kemauan mendengar aspirasi guru, serta langkah konkret yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Menanggapi penghargaan tersebut, Dirjen GTK Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan apresiasi itu bukan merupakan pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam transformasi tata kelola guru.
BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Pengaturan Khusus Jabatan Tertentu pada Seleksi CPNS 2026, Afirmasi Usia PPPK?
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi. Apa yang kami lakukan adalah tanggung jawab tugas, yaitu membuat terobosan agar guru sejahtera, sehingga setelah itu guru dapat meningkatkan kompetensinya,” kata Nunuk.
Sejak 2020 pihaknya melakukan berbagai pembenahan untuk menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan, kesejahteraan, dan peningkatan kualitas guru.
Dua kebijakan utama yang ditempuh yakni mempercepat pelaksanaan PPG agar guru memperoleh sertifikat pendidik serta memberikan kepastian masa kerja melalui pengangkatan guru menjadi ASN PPPK.
Upaya tersebut juga disertai penguatan perlindungan bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Hasilnya, persentase guru yang telah tersertifikasi meningkat hingga sekitar 92 persen atau lebih dari 2,7 juta guru selama periode 2020-2025.
Selain itu sekitar 1,1 juta guru non-ASN telah diangkat menjadi guru ASN PPPK.
Nunuk mengatakan berbagai capaian tersebut merupakan hasil proses panjang yang membutuhkan kerja kolektif, keberanian mengambil langkah, serta dukungan berbagai pihak.
“Semangat kami adalah tidak perlu menunggu sampai sempurna untuk bisa berhasil. Karena kalau kita menunggu sampai sempurna, waktunya tidak akan selesai,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran IGI sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kompetensi guru melalui semangat sharing and growing together atau berbagi dan tumbuh bersama.
Menurut Nunuk, organisasi profesi guru memiliki peran penting dalam mendorong pendidik terus belajar, mengembangkan kapasitas diri, serta berbagi praktik baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kemendikdasmen tidak bisa menyelesaikan semua sendiri. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kerja sama IGI,” ujar Nunuk.
Ia menegaskan penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Kemendikdasmen untuk melanjutkan pembenahan tata kelola guru, mengingat masih terdapat tantangan berupa kesenjangan kualitas pendidikan antardaerah dan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik.
Nunuk berharap kolaborasi pemerintah dengan organisasi profesi guru terus diperkuat melalui ruang dialog terbuka dan pertukaran masukan guna menghasilkan kebijakan yang semakin bermanfaat bagi pendidik di seluruh Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan IGI dengan mengangkat tema “Nakhoda Transformasi: Memahat Masa Depan Pendidikan, Mengangkat Harkat Guru Indonesia”. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu




