Manuskrip bersejarah ini memiliki nilai penting dalam kajian Alquran, khususnya ilmu qiraat. Keberadaannya menjadi bukti bagaimana peradaban Islam sejak berabad-abad lalu memberikan perhatian besar terhadap pelestarian teks Alquran dan ilmu yang berkaitan dengannya.
Tujuh Qiraat atau Qira'at al-Sab' merupakan salah satu cabang penting dalam studi Alquran. Ilmu ini mempelajari ragam bacaan Alquran yang diwariskan melalui jalur periwayatan para ulama.
Manuskrip tersebut juga merekam upaya para ulama dan penyalin naskah dalam menjaga, mendokumentasikan, serta mewariskan tradisi bacaan Alquran dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Selain kandungan keilmuannya, naskah berusia hampir tiga abad ini memiliki nilai sejarah dan seni. Teknik penyalinan, kaligrafi, serta ornamen yang digunakan memperlihatkan keterampilan para penulis dan perajin manuskrip pada masa itu.
Kehadiran manuskrip ini di Sharjah International Book Fair memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat langsung salah satu warisan tertulis peradaban Islam. Pengunjung juga dapat mengenal sejarah penulisan Alquran sebelum berkembangnya teknologi percetakan modern.
Pameran tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan warisan Arab dan Islam kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Sharjah, sebagai salah satu pusat kebudayaan di Uni Emirat Arab, terus mendorong pelestarian peninggalan sejarah dan intelektual Islam melalui berbagai kegiatan kebudayaan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Naskah Alquran Menjadi Sorotan di Pameran Buku Internasional Sharjah Klik untuk baca: https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/lKY3jrAb-naskah-alquran-menjadi-sorotan-di-pameran-buku-internasional-sharjah
(zdm)





