Pesawat Pengebom Air Bantuan Australia Mulai Padamkan Karhutla di Kaltim

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Armada pesawat pengebom air (water bombing) bantuan Pemerintah Australia mulai dioperasikan untuk menggempur titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Timur. 

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Samarinda  menjelaskan pengerahan armada pengebom air berkapasitas angkut 15.000 liter air per sorti sejak Jumat (6/11) merupakan respons cepat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

"Kami meminta dukungan penanganan karhutla di Kaltim. Alhamdulillah direspon cepat oleh BNPB,”  kata Seno Aji seperti dikutip Minggu (8/11). 

Seno menjelaskan pemprov dijadwalkan akan mendampingi proses pelaksanaan water bombing tersebut. Terlebih, Perdana Menteri Australia juga direncanakan hadir langsung di Kaltim pada Rabu (11/11) mendatang. Operasi udara secara intensif ini dijadwalkan berlangsung hingga 12 November untuk menangani total luas lahan terbakar yang saat ini mencapai 40 hingga 50 hektare.

Misi pemadaman difokuskan pada empat wilayah kritis, yakni Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Kutai Timur. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi menjelaskan pada hari pertama operasi, pesawat jenis Hercules C-130 milik New South Wales Rural Fire Service (NSW RFS) langsung melakukan tiga sorti pengebom air di kawasan kritis Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda..

"Dengan kapasitas tersebut, penanganan titik panas (hotspot) di medan pedalaman yang sulit dijangkau tim darat kini bisa dilakukan lebih cepat dan terukur," ujar Buyung.

Selama sepekan masa bakti operasi, armada jumbo ini ditargetkan melaksanakan hingga enam sorti penerbangan per hari dengan pangkalan operasi di Lanud Dhomber Balikpapan. Selain mengerahkan Hercules C-130 sebagai Large Air Tanker, Pemerintah Australia juga menerjunkan satu unit pesawat Cessna Citation sebagai pemandu arah (lead plane) beserta 20 personel spesialis penerbangan taktis dari NSW RFS.

Sebagai langkah antisipasi di darat, seluruh jajaran BPBD kabupaten dan kota beserta personel Satgas Karhutla Kaltim telah disiagakan penuh untuk menyelaraskan data citra satelit terkini dengan rute penerbangan armada bantuan. Penyerahan serta pelepasan kedua pesawat bantuan ini sebelumnya telah dilakukan melalui upacara seremonial oleh Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Bruce Brazier di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (5/11).

Duta Besar Australia Roderick Bruce Brazier menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini dilatarbelakangi oleh sejarah panjang hubungan kemitraan strategis dan aksi saling bantu antarkedua negara saat menghadapi bencana besar, seperti penanganan Cyclone Tracy di Darwin pada 1974 dan karhutla Australia pada 2020.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Paraguay Santiago Pena Dimakzulkan, Ditahan di Rumah Usai Skandal Besar Terungkap!
• 21 jam laludisway.id
thumb
Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Babak Belur Dihajar Juara Bertahan, Langkah Boy Arnez Cs Harus Terhenti di Semifinal
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Gerindra Yakin Penyadapan Prabowo Sebagai Upaya Mengganti Pemerintahan | KOMPAS MALAM
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Kemenbud Apresiasi Pelestari Budaya Lewat Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dari Lapas ke Panggung Mode, Warga Binaan Perempuan Unjuk Karya di Palembang Fashion Week
• 14 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.