Grid.ID - Demo boikot Ruben Onsu diduga ditunggangi pihak tertentu. Kuasa hukum sebut sudah tandai sosok yang terlibat.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya memberikan tanggapan terkait aksi demonstrasi yang menuntut agar kliennya diboikot dari dunia pertelevisian. Unjuk rasa tersebut berlangsung di depan Gedung Trans TV, kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Dalam aksi yang digelar pada Kamis (5/11/2026), sekelompok massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Penjaga Moral menyampaikan tuntutan agar Ruben Onsu tidak lagi dilibatkan dalam program-program televisi.
Seruan pemboikotan itu diduga berkaitan dengan polemik yang tengah menyeret nama Ruben, termasuk beredarnya rekaman video call yang sempat menjadi perbincangan publik beberapa waktu lalu.
Menanggapi aksi tersebut, Minola Sebayang menilai demonstrasi itu belum tentu sepenuhnya mencerminkan suara atau aspirasi murni masyarakat. Pihak kuasa hukum Ruben bahkan mencurigai adanya pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan atau menunggangi aksi unjuk rasa tersebut demi kepentingan tertentu.
"Demo di Trans TV menyisakan fakta dan data atas dugaan adanya orang yg menunggangi atau orang dibalik layar yg menggerakkan demo tersebut utk menyerang klien kami RO," tulis Minola melalui unggahan Instagram @minola6000, Sabtu (7/11/2026).
Minola menyebut kliennya telah menandai sejumlah orang yang dinilai memiliki kesamaan atribut yang dikenakan saat demo.
"orang tersebut SUDAH DITANDAI sama Klien kami RO karena memiliki kesamaan dgn seseorang dari ciri dan acesoris yg digunakan pada saat ikut demo," bebernya.
Pengacara yang mengawali karier sejak 1994 itu menambahkan, pihaknya kini tengah menunggu verifikasi data.
"Saat ini tinggal menunggu verifikasi data yg lebih akurat lagi, jika ini terungkap pasti akan sangat menggemparkan," tutupnya.
Di sisi lain, seorang pria bernama Saepul yang akrab disapa Epul akhirnya muncul untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Ruben Onsu.
Baca Juga: Ruben Onsu Bongkar Sosok yang Diduga Jadi Dalang Aksi Demo Boikot Dirinya, Sang Presenter: Ada yang Kenal Orang Ini?
Permintaan maaf tersebut disampaikan Epul melalui sebuah rekaman video yang diunggah Ruben melalui akun Instagram pribadinya, @ruben_onsu, pada Sabtu (7/11/2026). Dalam video itu, Epul mengakui bahwa dirinya ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung Trans TV, kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (5/11/2026).
Ia mengungkapkan bahwa keterlibatannya bermula setelah mendapat permintaan dari seseorang berinisial A untuk mengumpulkan sejumlah orang guna mengikuti demonstrasi tersebut. Meski demikian, Epul mengaku tidak memahami secara jelas maksud dan tujuan aksi yang mengusung tuntutan boikot terhadap Ruben Onsu itu.
"Saya Saepul, saya meminta maaf kepada Ko Ruben Onsu atas kegaduhan di tanggal 5 hari Kamis di depan Trans TV," ujar Epul dalam video tersebut.
Epul turut mengungkapkan rasa penyesalannya lantaran telah mengerahkan sejumlah orang untuk datang ke lokasi unjuk rasa tersebut. Ia menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam aksi itu semata-mata karena menjalankan permintaan dari seseorang yang sebelumnya menghubunginya.
"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya karena saya sudah membawa massa, tapi saya sendiri tidak bermaksud untuk membuat kegaduhan tersebut," ungkapnya.
Epul kemudian menjelaskan bahwa dirinya mendapat instruksi dari seseorang berinisial A untuk mengerahkan sejumlah orang agar datang ke tempat demonstrasi.
Ia mengaku hanya diberi tahu mengenai jumlah massa yang harus dibawa, anggaran yang disiapkan, serta tuntutan dalam aksi tersebut. Namun, Epul menyatakan tidak mengetahui secara utuh latar belakang maupun maksud dari demonstrasi itu.
"Karena sebelumnya saya diminta oleh salah satu oknum yang berinisial A untuk membawa ke sana massa dan saya pun tidak tahu tujuannya untuk Ko Ruben," katanya.
"Karena saya hanya dikasih tahu soal harga dan kritiknya saja," lanjut Epul.
Menanggapi video permintaan maaf tersebut, Ruben Onsu justru menyoroti dugaan adanya upaya terorganisasi untuk menyerang dirinya, termasuk melalui sejumlah program televisi dan merek yang bekerja sama dengannya.
"Nah kannn !!! Ooogitu, selain demo ada jasa serang-serang setiap program dan brand-brand yang ada saya dan serang company yang bekerja sama dengan saya sebagai BA, ya gitu sampai targetnya saya di-cut gitu ya???" tulis Ruben.
Baca Juga: Tegas Bantah Terlibat Demo Boikot Ruben Onsu, Pihak Sarwendah Enggan Dikaitkan
Ruben turut menyoroti sosok berinisial A yang menurut pengakuan Epul merupakan orang yang memintanya mengumpulkan massa untuk mengikuti demonstrasi tersebut. Pria yang dikenal sebagai ayah angkat Betrand Peto itu bahkan mempertanyakan keberadaan sosok A setelah video berisi permohonan maaf Epul tersebar ke publik.
"Lanjut demo ke Transtv dgn buat rusuh !!! nih inisial A itu Aqil Maulidan ya ?? kemana dia kok jd dia yg ngilang ???" tulisnya. (*)
Artikel Asli




