Festival Jakarta World Cinema (JWC) 2026 resmi mengakhiri rangkaian pemutaran film pada Sabtu (7/11). Malam penutupan yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta, berlangsung meriah dengan kehadiran aktris Thailand Davika Hoorne dan sutradara Banjong Pisanthanakun.
Keduanya hadir untuk memperkenalkan film horor terbaru mereka, Inherit, yang menjadi film penutup di Jakarta World Cinema 2026. Davika Hoorne mengaku senang bisa kembali menyapa pencinta film Indonesia. Ia juga merasa bangga karena Inherit mendapat kesempatan menjadi bagian dari festival tersebut.
“Saya sangat senang bisa berada di Jakarta dan menjadi bagian dari Jakarta World Cinema. Merupakan sebuah kebanggaan bagi saya karena Inherit bisa diperkenalkan kepada penonton Indonesia melalui festival ini,” ujar Davika Hoorne saat menyapa penonton yang hadir.
Davika berharap penonton Indonesia dapat menikmati film tersebut dan merasakan ketegangan yang dihadirkan dalam cerita.
“Saya berharap penonton dapat menikmati filmnya, merasakan ketegangannya, dan ikut terbawa dalam cerita yang kami hadirkan,” tuturnya.
Sementara itu, Banjong Pisanthanakun mengaku antusias membawa karya terbarunya ke hadapan penonton Indonesia. Menurutnya, festival film menjadi ruang penting untuk mempertemukan karya dari para sineas film dengan penonton dari berbagai latar belakang budaya.
“Indonesia memiliki penonton yang sangat antusias terhadap film, khususnya horor. Saya berharap penonton dapat menikmati pengalaman menonton Inherit dan merasakan ketegangan yang kami bangun dalam film ini,” kata Banjong.
Selain memperkenalkan film Inherit, malam penutupan JWC 2026 juga menjadi ajang apresiasi bagi sineas muda Indonesia melalui pengumuman pemenang KlikFilm Short Movie Competition 2026.
Tiga juri, yakni Joko Anwar, Gina S. Noer, dan Khozy Rizal, hadir untuk mengumumkan para pemenang kompetisi film pendek tersebut.
Film OTW garapan Michael Juan Saptayada meraih Special Jury Prize dengan hadiah uang tunai Rp 10 juta. Sementara itu, Audience Award dimenangkan oleh film CALLSH#T karya Zaky Alfawwaz dengan hadiah Rp 50 juta.
Adapun posisi 2nd Runner-Up diraih film The Grave of Dreams karya Ali Yafie Muzaki, sedangkan 1st Runner-Up diberikan kepada film Air Pangea karya Adam Hasyim Al Raschid. Keduanya mendapat kesempatan mengembangkan proyek film panjang bersama KlikFilm.
Sementara itu, film Karim besutan Jusuf Witjaksono berhasil menjadi pemenang utama dan memperoleh kesempatan mengembangkan proyek film panjang bersama Falcon Pictures.
Direktur KlikFilm, Frederica, mengatakan bahwa Jakarta World Cinema memiliki misi untuk menghadirkan film-film berkualitas dunia sekaligus memberikan ruang bagi perkembangan sineas Indonesia.
“Jakarta World Cinema bukan hanya tentang menghadirkan film-film terbaik dari berbagai negara, tetapi juga memberikan ruang bagi sineas Indonesia untuk berkembang dan mendapatkan kesempatan lebih besar di industri film,” kata Frederica.
Rangkaian pemutaran offline Jakarta World Cinema 2026 telah berlangsung sejak 31 Oktober hingga 7 November 2026. Meski demikian, penonton masih bisa menikmati sejumlah film yang masuk dalam festival tersebut melalui KlikFilm hingga 21 November 2026.
Malam penutupan JWC 2026 pun menjadi momentum perayaan sinema dunia sekaligus apresiasi bagi talenta baru Indonesia, dengan kehadiran Davika Hoorne dan Banjong Pisanthanakun sebagai salah satu daya tarik utamanya.





