JAKARTA, KOMPAS.TV – Analis politik, Agung Baskoro, menduga setidaknya tiga tokoh yang pernah menjabat sebagai Presiden RI juga menjadi korban dugaan penyadapan ilegal.
Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, KompasTV Minggu (8/11/2026), Agung berpendapat, kasus dugaan penyadapan tersebut mengejutkan tataran elite politik di Indonesia.
“Kasus penyadapan ini menghentak ya, mengejutkan, dan memprihatinkan sesungguhnya di tataran elite. Karena kan membuat suasana ketidaknyamanan itu mengemuka,” kata dia.
Baca Juga: Analis Politik Harap Polisi Tindak Lanjuti Rumor soal Penyadapan Presiden untuk Jaga Stabilitas
“Jadi yang kita dapatkan dalam beberapa waktu terakhir, ada enam ribuan nomor HP yang disadap dan beberapa di antaranya terdapat ketum-ketum partai di sana,” imbuhnya.
Jika berbicara tentang ketua-ketua umum partai, lanjut Agung yang juga merupakan Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis ini, bukan hanya Prabowo Subianto.
“Presiden kelima, Ibu Mega (Megawati Soekarnputri) juga ketum partai ini. Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) juga walaupun ketua majelis tinggi, (adalah) petinggi partai. Jadi ada “tiga” presiden kita yang disadap gitu loh.”
“Nah belum lagi ketum-ketum lain nih, yang memang sekarang menjadi Menko dan kader-kader strategis lain yang jadi menteri.”
Dengan kondisi itu, kata dia, bisa dibayangkan bahwa situasi meeting di kabinet menjadi tidak sehat. Oleh sebab itu, ia berharap Presiden Prabowo segera membersihkan kabinetnya.
“Jadi saya berharap Pak Presiden segera membersihkan kabinet lewat reshuffle. Supaya syakwasangka suasana yang tidak nyaman ini bisa tereduksi, jadi solusi politiknya itu.”
Baca Juga: Bicara soal Dugaan Penyadapan Prabowo, Ketua Relawan Ini Duga Kelompok Pengkhianat Ingin Buat Kisruh
“Yang kedua, solusi intelijennya, ini harus dipastikan bahwa aman gitu ya. Jadi mau enggak mau mulai dari seskab, sesmil, kemudian KSP dan seterusnya ya itu harus bisa memastikan lingkar pertama presiden ini sudah aman gitu.”
Tujuannya, lanjut Agung, agar rapat paripurna berlangsung nyaman dan tidak ada ‘kebocoran’.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- analis politik
- penyadapan ilegal presiden
- penyadapan prabowo
- presiden krban penyadapan





