Grid.ID - Dedi Mulyadi libatkan 100 pekerja untuk pulihkan Gunung Ciremai. Gubernur Jawa Barat itu bakal digaji Rp 2 juta.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, berencana merekrut 100 orang untuk merawat sekaligus merehabilitasi kawasan Gunung Ciremai yang mengalami kerusakan lingkungan.
KDM menyebutkan, setiap pekerja akan memperoleh upah sebesar Rp2 juta setiap bulan selama masa program yang berlangsung empat tahun. Kegiatan tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada Desember 2026.
Rencana itu disampaikan Dedi Mulyadi ketika menghadiri kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga di Lapangan Bola Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Jumat (6/11/2026) malam.
"Kuring minta 100 orang digaji, 4 tahun, 2 juta sebulan," kata KDM dalam Bahasa Sunda, dikutip dari TribunJabar.id.
KDM menjelaskan bahwa luas wilayah yang menjadi sasaran pemulihan diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare. Nantinya, para pekerja akan menjalankan tugas penghijauan serta melakukan perawatan terhadap pepohonan agar kelestarian kawasan pegunungan tetap terpelihara.
Di samping itu, Dedi Mulyadi turut menyoroti maraknya kegiatan penambangan tanpa izin yang berdampak buruk terhadap lingkungan dan berpotensi merusak sumber-sumber mata air.
Ia menegaskan bahwa aktivitas perusakan lingkungan tersebut perlu segera dihentikan. Hal ini penting dilakukan agar ketersediaan sumber air bagi masyarakat tetap terjaga dan tidak terancam akibat kerusakan alam.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi, memberikan tawaran insentif sebesar Rp250.000 kepada setiap warga yang bersedia membantu memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan. Tak hanya itu, Dedi juga menjanjikan bonus tambahan apabila kebakaran dapat ditangani dan dipadamkan dalam waktu singkat.
Ia menginstruksikan para kepala desa, ketua RT dan RW, serta camat di wilayah sekitar Gunung Ciremai untuk mengajak masyarakat turun langsung membantu proses pemadaman. Secara khusus, Dedi mengimbau warga Desa Seda, Desa Cibuntu, dan Kecamatan Pasawahan agar turut berpartisipasi dalam upaya mengatasi kebakaran tersebut.
"Kami menyiapkan Rp 250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Dan apabila apinya cepat terpadamkan segera, kami memberikan bonus," ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Kompas.com.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Singgung Kasus Penyadapan, Minta Persoalan Tak Dikaitkan dengan Politik
Dedi menilai partisipasi masyarakat dalam jumlah besar bisa membantu mempercepat proses penanggulangan kebakaran. Ia menegaskan bahwa kobaran api perlu segera dipadamkan agar tidak semakin menyebar dan menimbulkan ancaman bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Ciremai.
"Kalau ada seribu orang warga naik ke sini, dalam satu jam apinya juga selesai," kata Dedi.
Mantan Bupati Purwakarta itu juga meminta doa masyarakat Jawa Barat agar proses penanganan berjalan lancar.
"Mohon doanya pada seluruh warga Jawa Barat dan seluruh warganet, agar kebakaran Gunung Ciremai segera teratasi dan saya akan ke lokasi memimpin langsung upaya pemadaman api," tutur Dedi.
Di samping meminta masyarakat turut membantu proses pemadaman, Dedi juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran ilalang, baik untuk kebutuhan pertanian maupun tujuan lainnya. Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang panas disertai curah hujan yang belum merata dapat memperbesar potensi terjadinya kebakaran.
“Jangan melakukan pembakaran-pembakaran ilalang untuk kepentingan pertanian dan sejenisnya. Di tengah-tengah udara lagi terik dan hujan masih belum turun secara merata,” ucapnya. (*)
Artikel Asli




