RIYADH, KOMPAS.TV - Arab Saudi mencegat sejumlah rudal yang mengarah ke Riyadh dan wilayah lainnya pada Minggu (8/11/2026). Namun, puing-puing rudal yang jatuh merusak gedung milik perusahaan minyak negara, Aramco, di kawasan finansial Riyadh.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun hingga kini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman, sebelumnya beberapa kali mengeklaim serangan serupa.
Di tengah meningkatnya ketegangan akibat perang di Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) juga melaporkan telah menyelamatkan 22 awak kapal kargo yang terbakar di Laut Oman.
Sementara itu, di Israel, Presiden Isaac Herzog menunjuk Gadi Eisenkot, mantan kepala militer sekaligus rival utama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, untuk membentuk pemerintahan baru. Keputusan ini menjadi pukulan tambahan bagi Netanyahu setelah pemilu pada 27 Oktober lalu.
Sejumlah saksi mata di Riyadh mengaku mendengar ledakan keras pada Minggu pagi. Mereka melaporkan kerusakan di beberapa lantai gedung Aramco yang terletak di kawasan King Abdullah Financial District.
Seperti dikutip dari Associated Press, beberapa lantai gedung terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, bagian luar gedung juga menunjukkan kerusakan pada kaca.
Para saksi mata meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.
Baca Juga: Koalisi Saudi Cegat Drone Houthi, Ketegangan di Yaman Kian Meningkat
Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat dua rudal balistik dan dua rudal jelajah yang mengarah ke Riyadh serta sejumlah wilayah lainnya pada Minggu dini hari.
Koalisi tersebut menuding kelompok Houthi meluncurkan rudal-rudal balistik itu.
Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan serangan tersebut menyebabkan serpihan rudal berjatuhan dan mengakibatkan kerusakan ringan pada gedung Aramco. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Pusat Komunikasi Internasional Arab Saudi dan Aramco belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi mengenai peristiwa tersebut.
Koalisi pimpinan Arab Saudi juga mengumumkan telah mencegat sebuah rudal balistik yang mengarah ke wilayah selatan Arab Saudi pada Sabtu malam. Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Yaman dan berulang kali menjadi sasaran serangan Houthi.
Perkembangan terbaru ini terjadi sehari setelah Arab Saudi melancarkan serangan udara di sekitar Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi, pada Sabtu (7/11/2026). Pejabat Houthi menyebut serangan tersebut menewaskan sedikitnya 27 orang.
UEA Selamatkan 22 Awak Kapal Kargo yang Terbakar di Laut OmanGarda Nasional UEA menyatakan telah menyelamatkan 22 awak kapal setelah sebuah kapal kargo terbakar di Laut Oman. Seluruh awak kapal berkewarganegaraan Arab dan berada dalam kondisi stabil setelah mendapatkan pertolongan pertama.
Namun, Garda Nasional UEA tidak mengungkapkan identitas kapal maupun penyebab kebakaran. Organisasi militer Inggris yang memantau keamanan maritim, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), melaporkan sebuah kapal tanker terbakar pada Sabtu (7/11/2026), sekitar 8 mil laut atau 14,8 kilometer barat laut Khasab, Oman.
Baca Juga: Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Mekkah, Houthi Bantah Targetkan Kota Suci
Insiden tersebut menyebabkan seluruh awak kapal harus dievakuasi. UKMTO tidak mengidentifikasi kapal tersebut maupun mengungkap pihak yang mungkin menjadi sasaran atau pelaku insiden. Belum dapat dipastikan apakah kapal tanker itu merupakan kapal yang awaknya dievakuasi oleh UEA.
Insiden ini terjadi ketika risiko keamanan pelayaran komersial di kawasan tersebut meningkat. Pada Sabtu, pasukan Amerika Serikat melumpuhkan sebuah kapal kargo berbendera Saint Kitts dan Nevis di Teluk Oman. Militer AS menyebut kapal tersebut berupaya menerobos blokade laut terhadap Iran.
Blokade itu diberlakukan di sekitar Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dunia. Secara terpisah, militer Iran pada Sabtu malam menyatakan dua kapal tanker terkena ranjau dan terbakar di kawasan Selat Hormuz. Namun, Iran tidak mengungkap bendera negara maupun tujuan kedua kapal tersebut.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- arab
- saudi
- cegat
- rudal
- aramco





