Jakarta, VIVA - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes mendapatkan catatan positif dari media Italia meski gagal menghindarkan Sassuolo dari kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas AS Roma dalam lanjutan Serie A 2026-2027.
Media Italia, Canale Sassuolo, menilai Jay Idzes sebagai pemain yang paling solid di antara tiga bek tengah Sassuolo.
Pujian tersebut diberikan karena hampir seluruh pemain tim berjuluk I Neroverdi itu mendapatkan rapor buruk setelah dibuat tidak berkutik oleh permainan AS Roma.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico, Minggu (8/11/2026) dini hari WIB, memang menjadi malam sulit bagi Sassuolo.
Mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah kebobolan tiga gol tanpa mampu memberikan balasan.
Meski demikian, penampilan Jay Idzes mendapat pujian tersendiri.
Bek berusia 26 tahun tersebut dinilai masih mampu memperlihatkan kualitasnya di tengah tekanan besar dari barisan penyerang Giallorossi.
Dalam ulasan rating pemain yang diterbitkan Canale Sassuolo, Idzes memperoleh nilai 5,5.
Angka tersebut memang belum masuk kategori memuaskan, tetapi menjadi yang tertinggi di antara tiga pemain yang mengisi jantung pertahanan Sassuolo.
Canale Sassuolo menilai Idzes sebagai pemain paling kokoh di antara para bek belakang timnya.
Ia juga dianggap mampu memberikan ancaman ketika membantu serangan, meski tembakannya pada penghujung babak pertama belum menemui sasaran.
"Dari ketiganya di lini pertahanan, dia yang paling solid, juga berbahaya dalam serangan dengan tembakan di akhir babak pertama yang meleset dari sasaran," tulis laporan Canale Sassuolo.
Penilaian itu berbeda dengan rapor yang diterima dua rekannya di lini pertahanan.
Sebastian Walukiewicz hanya mendapat nilai 4 setelah gol bunuh dirinya ikut membuat Sassuolo semakin tertinggal, sedangkan Duje Caleta-Car memperoleh 5.
Sassuolo memang kesulitan mengimbangi intensitas permainan Roma sejak awal pertandingan.
Tim tuan rumah membuka keunggulan melalui Mario Hermoso pada menit ke-27, sebelum sepakan Donyell Malen yang mengenai Walukiewicz berujung gol kedua hanya tiga menit berselang.
Roma kemudian memastikan kemenangan lewat gol Rodrigo Mora pada menit ke-58.
Setelah unggul tiga gol, tuan rumah tetap mampu menekan dan membuat Sassuolo kesulitan mengembangkan permainan hingga pertandingan berakhir.





