Pramono Instruksikan Pengerjaan Jalan Layang Muara Karang Rampung 3 Bulan

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan Jalan Layang Non-Tol (JLNT) PJB Muara Karang, Jakarta Utara, rampung dalam waktu maksimal tiga bulan.

Proyek yang telah dibangun sejak era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut tak kunjung selesai hingga akhirnya kembali mendapat perhatian di era Pramono.

BACA JUGA: Pramono Anung Minta Maaf KJMU Telat Cair, Begini Penjelasannya

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan persoalan komunikasi dan kepercayaan menjadi salah satu penyebab proyek tersebut tidak kunjung dilanjutkan.

Menurut dia, tidak adanya komunikasi yang baik membuat penyelesaian proyek terhambat meskipun pembangunan sudah dimulai sejak bertahun-tahun lalu.

BACA JUGA: Polri Larang Penggunaan Vape, Pramono Sampaikan Dukungan

“Kenapa hal sederhana? Komunikasi. Dan juga tidak ada trust, percaya. Begitu gubernur yang sebelumnya yang membangun di era Pak Ahok yang belum selesai, enggak ada yang melanjutkan,” ucap Pramono dalam siaran persnya, Minggu (8/11).

Dia mengatakan dirinya telah turun tangan membuka kembali ruang komunikasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut.

BACA JUGA: FPKS DPRD DKI Minta Gubernur Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Eks Sekretaris Kabinet itu kemudian menugaskan Asisten Pembangunan untuk memimpin langsung proses penyelesaian proyek, tidak lagi menyerahkannya kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Langkah tersebut dilakukan untuk membuka ruang dialog sekaligus mencari titik temu antara pemerintah dan pihak kontraktor.

“Ruang diskusinya dibuka, dialognya dibuka, dan alhamdulillah ada titik temu dan ada kesepakatan,” kata dia.

Pramono mengaku sempat meminta agar proyek tersebut diselesaikan dalam waktu satu bulan.

Namun, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengajukan waktu tiga bulan.

Dia pun menyetujui tenggat tersebut dengan catatan proyek benar-benar dapat diselesaikan dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dan saya memberikan batas waktu maksimum 3 bulan untuk diselesaikan. Dan itu memberikan dampak apa, yang signifikan untuk kemacetan yang ada di sekitar Pluit,” tuturnya.

Terkait pembiayaan, Pramono memastikan penyelesaian proyek akan menggunakan skema creative financing sehingga tidak menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dia menyebutkan saat ini pembangunan JLNT PJB Muara Karang pada dasarnya sudah memasuki tahap finalisasi.

Asisten Pembangunan juga telah diminta melakukan perhitungan terkait kewajiban antara pemerintah dan kontraktor yang terlibat dalam proyek tersebut.

Pramono berharap penyelesaian JLNT itu dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan kemacetan di sekitar kawasan Pluit. (dit/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingin Kurangi Tawuran, Pramono Resmikan Ring Tinju di Kampung Melayu Jaktim


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertemuan ke-22 Dewan Eksekutif Sahel-Sahara dibuka di Tripoli
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Lionel Messi Cetak Sejarah Raih Sepatu Emas MLS Dua Musim Beruntun
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Bertolak ke Türkiye, JK urun bicara soal krisis Timur Tengah
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Promo Superindo Hari Ini Terbaru 8 November 2026, Diskon Mama Lemon Rp16.900
• 20 jam laludisway.id
thumb
WAML Dorong Penguatan Hukum Medis ASEAN, Indonesia Jadi Tuan Rumah Kongres Perdana 2027
• 10 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.