Sepak Terjang Gadi Eisenkot, Politikus Israel yang Berpotensi Geser Benjamin Netanyahu

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Gadi Eisenkot, mantan Kepala Staf Militer Israel dan pemimpin partai sentris Yashar, berbicara di Dewan Regional Drom HaSharon di Israel selama peluncuran kampanye pemilihan partainya, Selasa (30/6/2026). (Sumber: AP Photo/Ariel Schalit)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Israel Isaac Herzog memberikan kesempatan untuk pemimpin oposisi Gadi Eisenkot untuk membentuk koalisi pemerintahan pada Sabtu (7/11/2026) malam.

Keputusan ini mengindikasikan Eisenkot berpotensi menggeser Benjamin Netanyahu dari posisi perdana menteri Israel.

Gadi Eisenkot adalah politikus Israel dengan latar belakang militer. Pada 2025, ia mendirikan dan memimpin Yashar, partai berhaluan tengah (centrist) yang terlibat dalam Pemilu Israel pada 27 Oktober 2026. Mengutip Times of Israel, Yashar memenangkan 21 kursi di Knesset (parlemen Israel), selisih 6 kursi dari partai Likud pimpinan Netanyahu.

Baca Juga: Presiden Israel Tunjuk Gadi Eisenkot Bentuk Koalisi Pemerintahan, Netanyahu Berpotensi Turun Jabatan

Berikut latar belakang dan sepak terjang Gadi Eisenkot.

Keturunan Yahudi Mizrahi dari Maroko

Mengutip dari Times of Israel, Eisenkot lahir di Tiberias pada 1960 dari keluarga berlatar belakang Yahudi Mizrahi. Berbeda dari Benjamin Netanyahu yang seorang Yahudi Ashkenazi asal Polandia, Eisenkot adalah keturunan Yahudi Mizrahi asal Maroko.

Yahudi Mizrahi adalah kelompok etnis Yahudi yang tersebar di Afrika Utara dan Asia Barat atau sering disebut Timur Tengah. Kelompok Mizrahi ini adalah salah satu kelompok etnis minoritas jika dibandingkan dengan etnis Ashkenazi.

Menjadi Jenderal IDF Sebelum Terjun ke Politik

Sebelum terjun ke dunia politik, Eisenkot adalah seorang perwira Israel Defense Force (IDF).

Times of Israel mencatat bahwa ia masuk militer pada tahun 1978 di Brigade Golani ke-51, tempat ia menjadi komandan pleton. Setelah terlibat dalam Perang Lebanon, Eisenkot ditunjuk sebagai komandan Brigade Golani pada 1977.

Puncak karir militer Eisenkot adalah menjadi Kepala Staf Umum IDF atau Ramatkal ke-21 sejak 16 Februari 2015 hingga 15 Januari 2019. Ini adalah jabatan tertinggi dalam struktur militer Israel.

Surat kabar Israel berhaluan kiri Haaretz menyatakan Eisenkot adalah pimpinan IDF pertama dari etnis Yahudi Mizrahi.

Masuk Politik dan Mendirikan Partai Yashar

Setelah pensiun dari militer pada 2019, Eisenkot mulai terjun di dunia politik Israel. Pada 2022, Eisenkot bergabung dengan aliansi National Unity dan terpilih menjadi anggota parlemen Israel, Knesset. Karier politik Eisenkot lalu menanjak setelah ia terpilih sebagai minister without portofolio atau jabatan setara menteri pada 2023 setelah serangan 7 Oktober 2023. Jabatan ini ia pegang hingga Juni 2024 setelah ia dan seluruh aliansi National Unity meninggalkan kabinet.

Pada September 2025, Eisenkot mendirikan partai politik Yahsar yang berhaluan tengah (centrist). Partai yang baru berusia satu tahun ini memenangkan 21 kursi di parlemen Israel pada pemilu 27 Oktober 2026.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Sejumlah Eks Kapolri di Hambalang, Ada Tito Karnavian hingga Suyudi

Mendapat Ujaran Rasis dari Pendukung Netanyahu

Hal ini bisa dilihat dari ucapan rasis pada Gadi yang dilontarkan seorang analis politik Pro-Netanyahu, Yinon Magal.

Mengutip dari Times of Israel, Yanon Magal mempermasalahkan latar belakang Eisenkot yang seorang Yahudi Mizrahi dalam acara televisi Patriots di Channel 14 Israel.

“Dia adalah seorang monyet, dia adalah seorang monyet,” ucap Magal.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Gregorius Tri Hendrawan Manurung Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Times of Israel, Haaretz

Tag
  • Gadi Eisenkot
  • sepak terjang gadi eisenkot
  • politik israel
  • idf
  • benjamin netanyahu
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bali operasikan bus listrik gratis mulai 9 November
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Dihadiri Ribuan Umat, Peresmian Si Mian Fo di PIK2 Jadi Momentum Kebersamaan
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Klasemen Moto3 2026 usai GP Qatar: Veda Ega Pratama Dekati 5 Besar, David Almansa Siap Kunci Posisi Runner-up
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Antisipasi Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Mojokerto Siapkan 3 Langkah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Resmi! Francesco Bagnaia Absen di MotoGP Qatar 2026, Alami Cedera Dua Tulang Kaki Patah
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.