Timnas Indonesia memilih tidak menggelar pertandingan internasional selama FIFA Matchday November 2026.
Sebagai gantinya, skuad Garuda akan menjalani pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali untuk memperkuat kedalaman tim dan mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Keputusan tersebut diambil menyusul penundaan Piala Asia 2027 serta mempertimbangkan meningkatnya eskalasi situasi regional di Timur Tengah.
Kondisi tersebut membuat Timnas Indonesia mengalihkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan berlangsung di kawasan tersebut menjadi program pemusatan latihan.
“Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut. Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia,” ujar John Herdman head coach Timnas Indonesia.
Dalam pemusatan latihan tersebut, Herdman akan mengombinasikan pemain dari skuad utama dengan sejumlah pemain baru.
Komposisi ini diharapkan memberikan kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi potensi pemain sekaligus menemukan opsi tambahan untuk memperkuat skuad Garuda.
Selain mengevaluasi kemampuan individu, program latihan juga difokuskan pada pemahaman taktik, peningkatan kualitas permainan, serta membangun kekompakan antarpemain.
“Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional,” lanjut Herdman. (saf/ham)




