15 Perusahaan Jepang Siapkan Layanan Taksi Terbang Komersial pada 2028

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Taksi terbang EH216-S buatan pabrikan perusahaan teknologi eVTOL EHang terbang di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China, Kamis (27/11/2025). (Sumber: ANTARA/Desca Lidya Natalia/aa.)

TOKYO, KOMPAS.TV - Sebanyak 15 perusahaan Jepang berkolaborasi untuk mengembangkan layanan taksi terbang komersial yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Kolaborasi tersebut mencakup kajian model bisnis berkelanjutan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga strategi untuk menarik permintaan dari sektor pariwisata.

Layanan taksi terbang ini direncanakan beroperasi di kawasan Kansai, Jepang bagian barat, termasuk Prefektur Osaka dan Kyoto yang menjadi tujuan wisata populer.

Armada yang akan digunakan merupakan kendaraan udara buatan SkyDrive Inc., perusahaan rintisan (startup) yang berbasis di Toyota, Prefektur Aichi. Kendaraan tersebut mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa membutuhkan landasan pacu.

Taksi terbang bertenaga baterai itu memiliki kapasitas tiga orang, terdiri atas satu pilot dan dua penumpang.

SkyDrive sebelumnya telah melakukan belasan kali uji terbang dan demonstrasi dalam ajang World Expo Osaka 2025.

15 Perusahaan Siapkan Infrastruktur Taksi Terbang

"Setelah Osaka-Kansai Expo, penggunaan mobil terbang kini beralih dari fase demonstrasi dan pengembangan teknologi menuju babak baru pengoperasian di tengah-tengah masyarakat," demikian pernyataan MUFG Bank terkait pembentukan kolaborasi tersebut.

Selain MUFG Bank, perusahaan yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain bank regional Senshu Ikeda Bank, perusahaan asuransi Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co., serta perusahaan pembiayaan Mitsubishi HC Capital Inc.

Seperti dikutip dari Antara, kelima belas perusahaan tersebut akan menggelar pertemuan rutin untuk membahas sejumlah aspek operasional, mulai dari pembangunan stasiun pengisian daya, penetapan tarif, hingga pembangunan vertiport atau fasilitas khusus untuk lepas landas dan mendaratkan taksi terbang.

Mereka juga akan mempertimbangkan pembentukan perusahaan patungan yang bertugas mengoperasikan layanan tersebut. Keputusan mengenai rencana itu ditargetkan diambil pada musim panas 2027.

Sebelumnya, MUFG Bank telah menyatakan ketertarikannya untuk terlibat dalam pengembangan moda transportasi udara tersebut.
"Kami ingin menjajaki bagaimana cara untuk mengembangkan infrastruktur transportasi baru itu," kata pejabat eksekutif senior MUFG Bank, Shin Kitamura, dalam konferensi pers di Osaka pada awal Oktober.

Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan

Pengembangan taksi terbang tersebut sejalan dengan peta jalan pemerintah Jepang yang menargetkan komersialisasi transportasi udara generasi baru pada 2027-2028.

Namun, SkyDrive mengakui keterbatasan lahan untuk membangun vertiport di kawasan perkotaan menjadi salah satu tantangan utama dalam memperluas penggunaan taksi terbang.

SkyDrive juga bekerja sama dengan operator kereta dan bus Osaka Metro Co. untuk mendukung pengembangan moda transportasi tersebut.

Selain SkyDrive, sejumlah perusahaan penerbangan Jepang juga tengah menyiapkan layanan taksi terbang komersial.

Soracle Corp., perusahaan patungan Japan Airlines (JAL) dan Sumitomo Corp., menargetkan pengoperasian layanan tersebut pada tahun fiskal 2028. Perusahaan itu bekerja sama dengan produsen pesawat asal Amerika Serikat, Archer Aviation Inc.

Sementara itu, ANA Holdings menjalin kemitraan strategis dengan Joby Aviation Inc., perusahaan pengembang pesawat listrik asal AS yang mendapat dukungan Toyota Motor Corp.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti

Sumber : ANTARA

Tag
  • taksi
  • terbang
  • jepang
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Barisan Jenderal Eks Komandan Korps Brimob Temui Kapolri, Dapat Dukungan Tangani Kasus Penyadapan!
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Bulu Tangkis Indonesia Berduka, Pelatih Legendaris Atik Jauhari Meninggal Dunia
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Sekjen PDIP Hasto Ungkap Dugaan Penyadapan Ilegal Era Jokowi
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Bahas Konflik, Delegasi Rusia-AS-Ukraina Bakal Gelar Pertemuan Trilateral di Abu Dhabi
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Promo Indomaret Pekan Ini, Minyak Goreng hingga Detergen Diskon
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.