Pesantren Assalam Kutai Barat Siapkan Kader Penerus untuk 100 Tahun Mendatang

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kutai Barat: Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning terus melakukan transformasi strategis dalam bidang dakwah dan pendidikan guna menjawab tantangan zaman. 

Pendiri, pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Kutai Barat, Arief Heri Setyawan, mengatakan dengan berfokus pada pembangunan peradaban lahir dan batin, pesantren berkomitmen menyiapkan kader-kader handal demi keberlangsungan institusi hingga 100 tahun ke depan.
 

Baca Juga :

Lestari Moerdijat: Pembiayaan TBM Tak Boleh Bergantung Satu Sumber

"Pada awal perintisannya, kegiatan di Pesantren Assalam berfokus pada pengajaran mengaji. Seiring berjalannya waktu, gerakan dakwah keliling kampung kini rutin dilakukan oleh para kader dan santri secara konsisten dan istiqomah," kata Arief dalam keterangan dikutip, Minggu, 8 November 2026.

Arief menjelaskan dakwah yang masif ini mencatatkan hasil positif dengan adanya warga yang masuk Islam hampir setiap bulannya.  

Dalam sistem pendidikannya, menurut Arief Assalam menerapkan konsep tarbiyah yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan dan agama secara akademis maupun militan, tetapi juga menekankan pembersihan hati.


Ilustrasi santri. Foto: Dok. Kemenag.

"Karakter ini dibangun melalui konsistensi ibadah sehari-hari seperti qiyamul lail, saum (puasa), serta penerapan etos kerja yang kuat dalam kerangka ketahanan pangan," jelasnya.

Menurut Arief untuk menghadapi tantangan masa depan, tantangan terbesar Assalam saat ini adalah menyiapkan kaderisasi atau sumber daya manusia (SDM) yang kuat dari segala bidang untuk keberlangsungan 100 tahun ke depan.

Persiapan ini mencakup unsur keluarga (bani) maupun alumni (bina), serta didukung oleh penguatan pilar kemandirian ekonomi secara pribadi maupun kelembagaan.  

"Melalui kontribusi internal dan eksternal dalam nuansa peradaban yang berintegritas tinggi, Pesantren Assalam terus berupaya mengajarkan ilmu Islam untuk kemaslahatan diri, keluarga, dan umat di sekitarnya dengan tujuan akhir mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala," ungkap Arief.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kabareskrim Bantah Eks Kapolri dan Menteri Ditangkap soal Penyadapan
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Jevtoski Buka Suara Usai Tanduk Pemain Borneo FC
• 18 jam lalueranasional.com
thumb
70.000 Tenda di Gaza Kebanjiran, Ribuan Keluarga Tak Miliki Tempat Berlindung!
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Mees Hilgers Bawa Kabar Baik dari Belanda, Bek Timnas Indonesia Debut di Eredivisie dan Bantu SC Heerenveen Pesta Gol 5-3 atas Feyenoord
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran Garasi Damri di Bandung: 10 Bus Terbakar dan 13 Rumah Terdampak
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.