FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kemarahan publik memuncak menyusul bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, yang menelan korban jiwa dan merusak ribuan rumah.
Warga menilai penyebabnya tidak semata-mata intensitas hujan tinggi, namun juga akibat memburuknya kerusakan hutan di kawasan tersebut.
Deforestasi besar-besaran, pembukaan lahan, dan penebangan liar yang terus berlangsung bertahun-tahun dituding sebagai faktor yang memperparah bencana.
Dalam situasi ini, sebuah video dokumenter lama kembali mencuat dan jadi sorotan publik.
Film dokumenter berjudul Years of Living Dangerously yang tayang sekitar 13 tahun lalu kembali viral di media sosial.
Dalam cuplikan tersebut, digambarkan kondisi hutan di Indonesia kala itu sudah berada pada titik kritis.
Pada momen dalam dokumenter itu, Zulkifli Hasan yang saat itu menjabat Menteri Kehutanan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terlihat sedang diwawancarai mengenai kondisi hutan yang disebut hanya tersisa sekitar 18 persen.
Alih-alih menunjukkan keseriusan, Zulkifli terlihat tersenyum dan tertawa kecil.
Reaksi tersebut langsung memancing ketidaksukaan pewawancara, aktor Hollywood Harrison Ford, yang menegaskan, “It’s not funny.”
Narasi yang berkembang di media sosial kini mengarah pada tuntutan pertanggungjawaban terhadap Zulkifli Hasan, yang kini menjabat Menko Bidang Pangan.
Kemarahan publik semakin memuncak setelah akun Instagram pribadi Zulkifli Hasan, @zhasan diketahui menutup kolom komentar. Tak ada penjelasan atau klarifikasi resmi yang disampaikan hingga berita ini diturunkan.
Influencer Arief Rasyad pun mendadak menyinggung Zulkifli Hasan. Ia menyinggung rekam jejak Zulhas, akronim namanya, saat masih menjabat sebagai Menteri Kehutanan.
Dalam sebuah unggahan video yang tengah ramai dibahas di media sosial, Arief menyebut pengalaman memalukan yang menurutnya pernah terjadi di hadapan aktor Hollywood dan aktivis lingkungan, Harrison Ford.
“Zulhas jadi Menteri Kehutanan, dikuliahin sama Harrison Ford dulu,” ujar Arief di X @ariefrasyad (29/11/2025).
Arief blak-blakan mengatakan bahwa kualitas kinerja Zulhas menurun drastis saat itu.
“Kualitasnya bener-bener anjlok banget,” kata Arief dalam video tersebut.
Ia juga mempertanyakan alasan Zulhas masih menduduki posisi penting di pemerintahan.
“Sekarang beliau masih jadi Menteri, bahkan jadi Menko,” lanjutnya.
Tidak berhenti di situ, Arief bahkan mengatakan bahwa keahlian Zulhas selama ini hanya mampu menjadi penyanjung penguasa hingga terus mendapatkan jabatan.
“Padahal keahliannya yang gue tahu cuma satu, yaitu menjilat Boss!” kuncinya.
(Muhsin/fajar)