Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11). Sjafrie didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kabaloghan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari.
Tidak hanya itu, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan Didit Hediprasetyo ikut mendampingi Sjafrie.
Sjafrie dan rombongan meninjau dua lokasi pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu. Ia ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak serta kebutuhan mendesak di lapangan.
"Kunjungan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik serta kebutuhan masyarakat terpenuhi," kata Kemhan dikutip Minggu (30/11).
Sjafrie menegaskan, prioritas utama pemerintah saat ini adalah distribusi logistik bagi masyarakat. Mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan.
Seluruh bantuan didistribusikan menggunakan alutsista TNI ke titik-titik terdampak di 18 kabupaten.
Selain itu, pengerahan alat berat dan pemasangan jembatan Bailey juga akan dimaksimalkan untuk memulihkan akses darat yang terputus akibat bencana.
Kemhan-TNI Bantu Internet hingga ObatKemhan bersama TNI dan instansi terkait sudah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.
Bantuan itu meliputi starlink 28 EA, genset 28 EA, mi instan 750 dus, tenda 38 set, kompresor 1 EA, genset PLN 4 unit, sembako bansos PMI 1.175 kg, ransum dan family food Balog TNI sejumlah 7.800 kg, alkes PMI, obat-obatan 1.234,6 kg, serta perahu Landing Craft Rubber (LCR) 20 EA.
"Kemhan juga berencana menyalurkan bantuan ke Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang saat ini turut terdampak bencana akibat hujan lebat yang menyebabkan banjir serta tanah longsor," kata Kemhan.