Lepas dari Pengawasan Orang Tua, Anak Kecil Kecebur di DAM Sumput Sidoarjo

realita.co • 16 jam yang lalu
Cover Berita

SIDOARJO (Realita) – Sebuah kejadian menegangkan terjadi di pinggir DAM Sumput, Sidoarjo, ketika seorang anak kecil lepas dari pengawasan orang tua dan tercebur ke dalam air.

Insiden ini terjadi pada hari Selasa, dan beruntungnya, kesigapan warga sekitar berhasil mencegah hal yang lebih buruk.

Baca juga: Mobil Pick Up Berplat Merah Kecebur di Danau Unesa, 1 Remaja Tewas di Lokasi

Menurut saksi mata, anak tersebut sedang bermain di sekitar area DAM Sumput tanpa pengawasan yang memadai. Dalam sekejap, anak itu terpeleset dan jatuh ke dalam air. Kondisi di sekitar DAM yang memang berpotensi berbahaya, terutama bagi anak-anak, membuat situasi menjadi sangat genting.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar yang berada di lokasi segera bertindak cepat. Tanpa ragu, beberapa orang langsung melompat ke dalam air untuk memberikan pertolongan. Upaya penyelamatan berlangsung dengan cepat dan efisien, berkat kerjasama dan kepedulian warga yang tinggi.

Setelah berhasil dievakuasi dari air, anak tersebut segera diperiksa kondisinya. Beruntung, anak tersebut tidak mengalami luka serius dan hanya mengalami syok ringan. Warga kemudian menghubungi pihak keluarga dan memberikan pertolongan pertama sebelum anak tersebut dibawa pulang.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak mereka, terutama saat berada di area yang berpotensi berbahaya seperti DAM atau sungai.

Kelalaian dalam pengawasan dapat berakibat fatal, dan penting bagi setiap orang tua untuk memastikan keselamatan anak-anak mereka setiap saat.

Pemerintah setempat juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan memberikan rambu-rambu peringatan di sekitar area DAM Sumput, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Selain itu, sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan anak juga perlu ditingkatkan, agar masyarakat lebih sadar akan potensi bahaya yang ada.

Tindakan heroik warga yang dengan sigap memberikan pertolongan patut diapresiasi. Kesigapan dan kepedulian mereka telah menyelamatkan nyawa seorang anak kecil. Semangat gotong royong dan kepedulian seperti ini perlu terus dipupuk dan dijadikan contoh bagi masyarakat lainnya.pos

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Baca juga:

thumb
thumb
thumb
thumb
thumb
Berhasil disimpan.