Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) Kerjakan Delapan Lokasi Sekolah Rakyat

wartaekonomi.co.id • 16 jam yang lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) memastikan keterlibatan langsung dalam pembangunan Sekolah Rakyat, program infrastruktur pendidikan yang digarap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk pemerataan akses belajar.

Direktur Quality, Health, Safety, Environment & Pemasaran WEGE, Tomo Dwi Hasputro, mengatakan bahwa perusahaan mengerjakan proyek Sekolah Rakyat di dua provinsi, yakni Kalimantan Barat dan Jawa Tengah. Menurut dia, total tiga lokasi berada di Kalimantan Barat dan lima lokasi lainnya tersebar di Jawa Tengah. 

Baca Juga: WEGE Lepas Aset Rp40 Miliar, Siap Ikut Merger WIKA

“Ya, ada tiga lokasi Sekolah Rakyat yang kami menangkan di Kalimantan Barat. Kemudian, ada di Jawa Tengah dengan lima lokasi Sekolah Rakyat,” kata Tomo, dikutip Minggu (30/11/2025).

Untuk mendukung pelaksanaan di sejumlah titik secara bersamaan, WEGE menggandeng WIKA Holding melalui skema kerja sama operasi (KSO). 

Tomo menjelaskan bahwa model kolaborasi tersebut memungkinkan pembagian tanggung jawab antarpihak sehingga penyelesaian pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat.

“Jadi, dengan ber-KSO itu, ada tiga perusahaan, salah satunya swasta. Kami coba berkolaborasi untuk berbagi lokasi wilayah tadi yang menyebar di Kalimantan Barat, di Jawa Tengah. Memang harus kami kerjakan secara paralel, sehingga secara waktu pelaksanaan bisa on time dan on budget,” ujarnya.

Meski telah memaparkan cakupan proyek, Tomo tidak menyebutkan nilai kontrak pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan perseroan.

Sebagai informasi, Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi bagian dari agenda prioritas Kementerian PU untuk tahun anggaran 2026. 

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa kementeriannya menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat layanan pendidikan melalui pembangunan fasilitas yang merata. 

Ia menyebut alokasi anggaran 2026 diarahkan ke sektor-sektor prioritas yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. 

“Anggaran Kementerian PU 2026 dialokasikan untuk berbagai sektor prioritas yang diamanahkan Presiden Prabowo, termasuk pembangunan jaringan irigasi, peningkatan konektivitas jalan nasional dan daerah, penyediaan air minum dan sanitasi, pembangunan bangunan gedung pendidikan dan pelayanan masyarakat serta percepatan infrastruktur berbasis masyarakat,” papar Dody.

Baca Juga: Jual Lagi Saham BUMI, UBS Group Raup Cuan Rp176,2 Miliar

Dalam daftar tersebut, pembangunan Sekolah Rakyat termasuk salah satu target utama. Kementerian PU menargetkan pembangunan 104 unit Sekolah Rakyat pada 2026, termasuk proyek yang saat ini mulai digarap WEGE di sejumlah wilayah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Baca juga:

thumb
thumb
thumb
thumb
thumb
Berhasil disimpan.