VIVA – Thomas Mueller belum mau berhenti menari! Bintang Bayern Munich yang kini berseragam Vancouver Whitecaps itu bersiap menjalani panggung terbesar MLS saat timnya menantang Lionel Messi dan Inter Miami di final MLS Cup 2025, Sabtu pekan depan.
“Saat saya datang ke Vancouver, saya hanya ingin membawa kesuksesan. Rasanya seperti dongeng Cinderella, dan saya cuma ingin terus menari,” kata Mueller usai membawa Whitecaps menjuarai final Wilayah Barat.
Whitecaps melaju ke final MLS untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, setelah menghajar San Diego FC 3-1. Dua gol Brian White dan satu gol bunuh diri memantapkan langkah mereka menuju partai puncak.
Pelatih Jesper Sørensen menolak euforia berlebihan. “Kami belum selesai. Final akan jadi laga terbesar musim ini. Kaki kami tak akan diangkat dari pedal gas,” tegasnya.
Sejak bergabung 115 hari lalu, Mueller sudah bermain di dua final—termasuk membawa Whitecaps juara Canadian Championship. Keputusan hijrahnya ke Vancouver sempat dianggap nekat, tapi kini terbukti jitu.
“Kami tumbuh langkah demi langkah. Tim ini dalam bentuk yang sangat bagus,” ujar Mueller.
Meski mentalitas Mueller banyak mengangkat tim, Whitecaps bukan tim satu bintang. Müller bahkan harus ditarik karena cedera ringan di menit ke-60 pada laga semifinal.
Sebastian Berhalter dan Andrés Cubas menjadi poros penting, sementara Ryan Gauld yang masuk menggantikan Mueller langsung mengangkat tempo permainan. Di sisi sayap, Emmanuel Sabbi dan Ali Ahmed tampil trengginas.
Kunci Whitecaps tetap sama: merebut bola cepat dan menghukum lawan lewat transisi. Sementara Brian White mencetak gol ke-17 dan 18 musim ini, setelah pulih dari cedera.
“Kami penuh pejuang, tapi juga punya kualitas besar. Kami bukan tim satu bintang,” tegas Mueller.
Whitecaps sudah kenyang pengalaman final musim ini, termasuk kekalahan telak 0-5 dari Cruz Azul di Concacaf Champions Cup.
“Kami belajar dari momen besar. Dulu kami gagal, sekarang kami punya kesempatan menebusnya,” ucap Sørensen.
Mueller vs Messi: Duel Raksasa
Final ini makin panas karena menampilkan duel dua legenda hidup: Thomas Mueller vs Lionel Messi. Catatan Mueller atas Messi luar biasa. Dari 8 pertemuan, Muller memenangkan tujuh laga termasuk final Piala Dunia 2014.