Palfest 2025 Sajikan Pentas Teater tentang Perjuangan Palestina

metrotvnews.com • 7 jam yang lalu
Cover Berita

Jakarta: Adara Relief International (ARI) menghelat event akbar Palestine Festival (Palfest) di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, pada 28 Desember 2025. Mengusung tema Never-Ending Resilience for Humanity, Palfest bakal menghadirkan sejumlah pertunjukan seni.

Direktur Utama ARI Maryam Rachmayani menyampaikan, alasan mengangkat tema Never-Ending Resilience for Humanity. Yakni, ingin menunjukkan ketangguhan Palestina menghadapi genosida yang sudah berlangsung.

"Palestina adalah bangsa yang tangguh. Meskipun mereka harus mengalami krisis kemanusiaan yang berat, mereka tetap mempertahankan tanah airnya. Karena itulah Palestine Festival tahun ini mengangkat tema Never-Ending Resilience for Humanity," kata Maryam melalui keterangan tertulis, Minggu, 30 November 2025.

Penanggung jawab pelaksanaan Pafes itu menjelaskan, event kali ini bertujuan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Hal itu dilakukan melalui penampilan teater Di Balik Langit Gaza yang menampilkan gambaran keteguhan rakyat Gaza di tengah genosida yang terus berlangsung.

Teater yang sarat nilai kemanusiaan ini, akan dimainkan oleh para pemeran ternama Indonesia. Di antaranya, David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.  Baca juga: Tak Pernah Diketahui Publik, Lukisan Karya Seniman Prancis Ini Terjual Rp34 Miliar
Pementasan teater dalam festival tersebut disutradarai oleh Adipatilawe, seorang pelaku seni teater Indonesia. Lawe menjelaskan, penonton diajak menyelami dalamnya harapan dan kokohnya keteguhan rakyat Gaza. 

“Pentas ini lahir dari keteguhan sebuah keluarga di Gaza, kisah nyata yang menginspirasi setiap adegannya. Kami ingin menghadirkan bukan hanya kisah, tapi juga makna dan rasa yang selama ini dialami oleh warga Gaza. Seni, bagi kami, adalah kekuatan, bukan sekadar untuk dinikmati, tetapi untuk menyampaikan pesan yang sarat akan makna,” kata Lawe.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Palfest, Iffa Abida, menyampaikan bahwa Pafes 2025 tidak hanya menampilkan pementasan teater. Festival ini juga mempersembahkan pameran seni yang menyajikan kebudayaan Palestina.

Pameran seni tersebut dibalut dengan nilai kemanusiaan, instalasi tematik, serta karya visual. Diharapkan, pameran tersebut dapat mengajak pengunjung menyelami sejarah bangsa Palestina serta kekayaan budaya yang mereka miliki.

"Palestina bukan hanya tentang perang, penjajahan, ataupun tragedi kemanusiaan. Palestina memiliki akar budaya yang panjang dan bersejarah selama ribuan tahun. Oleh karena itu Palfest selalu menghadirkan pameran yang menampilkan kekayaan budaya Palestina," kata Iffa.

Seluruh rangkaian Palfest 2025 menargetkan 2.400 peserta yang terdiri dari individu maupun komunitas. Peserta yang hadir dinilai menjadi bagian dari individu yang peduli terhadap isu kemanusiaan, kebudayaan, dan pendukung produk UMKM dalam negeri.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Baca juga:

thumb
Hantu Ceker Ayam Menjemput Keadilan
• 8 menit yang lalukumparan.com
thumb
Misi Kemanusiaan di Kongo
• 23 jam yang lalurmol.id
thumb
thumb
thumb
Berhasil disimpan.