JAKARTA - Di telinga masyarakat Indonesia, nama FIFGroup (PT Federal International Finance) kadung melekat erat dengan aroma aspal, deru mesin, dan tumpukan berkas kredit kendaraan bermotor.
Sebagai bagian dari imperium Astra International, perusahaan ini adalah "raja jalanan" yang memfasilitasi jutaan orang memiliki sepeda motor hingga asuransi mobil lewat skema cicilan.
Namun, pada Jumat, 28 November 2025, raksasa pembiayaan ini mempertegas manuver bisnisnya yang semakin jauh dari urusan mesin pembakaran: pembiayaan ibadah haji.
Bertempat di keriuhan Atrium FX Sudirman, Jakarta, di tengah gelaran BPKH Hajj Fest, unit usaha syariah FIFGroup, Amitra, resmi berjabat tangan dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini menjadi sinyalemen kuat bahwa ibadah rukun Islam kelima kini telah bertransformasi menjadi komoditas finansial yang "seksi" untuk digarap oleh korporasi.
Sebagai bagian dari imperium Astra International, perusahaan ini adalah "raja jalanan" yang memfasilitasi jutaan orang memiliki sepeda motor hingga asuransi mobil lewat skema cicilan.
Namun, pada Jumat, 28 November 2025, raksasa pembiayaan ini mempertegas manuver bisnisnya yang semakin jauh dari urusan mesin pembakaran: pembiayaan ibadah haji.
Bertempat di keriuhan Atrium FX Sudirman, Jakarta, di tengah gelaran BPKH Hajj Fest, unit usaha syariah FIFGroup, Amitra, resmi berjabat tangan dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini menjadi sinyalemen kuat bahwa ibadah rukun Islam kelima kini telah bertransformasi menjadi komoditas finansial yang "seksi" untuk digarap oleh korporasi.