Besaran UMP Berpotensi Jauh dari KHL, Buruh Jateng Bakal Unjuk Rasa

kompas.id
14 jam lalu
Cover Berita

SEMARANG, KOMPAS — Besaran Upah Minimum Provinsi tahun 2026 di Jawa Tengah yang sudah selesai dibahas dewan pengupahan kini tinggal menunggu penetapan dan pengumuman pemerintah pada Rabu (24/12/2025). Buruh resah karena besaran UMP disebut berpotensi di bawah kebutuhan hidup layak (KHL). Unjuk rasa bakal dilakukan buruh menjelang pengumuman UMP.

Beberapa waktu terakhir, Dewan Pengupahan Provinsi yang terdiri dari perwakilan buruh, pengusaha, akademisi, dan pemerintah membahas besaran UMP. Baik buruh maupun pengusaha mengusulkan besaran UMP yang diharapkan.

Anggota Dewan Pengupahan sekaligus Ketua Federasi Serikat Pekerja Indonesia Perjuangan (FSPIP) Karmanto mengatakan, buruh Jateng mengusulkan besaran UMP minimal Rp 2,8 juta. Jumlah itu jauh lebih rendah dari KHL di Jateng tahun 2026, berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik, yakni serendah-rendahnya Rp 3,4 juta dan setinggi-tingginya Rp 4,1 juta.

Baca JugaUpah Buruh Termurah di Indonesia Jadi Tantangan Gubernur Terpilih Jateng 

“Kalau survei KHL kan Rp 3,4 juta, tapi pengusaha keberatan jadi kami mengusulkan minimal bisa sesuai dengan KHL tahun 2025 yaitu Rp 2,8 juta. Tapi karena rumusan dari pemerintah menggunakan alfa tertinggi 0,9 jadi kemungkinan maksimal dapatnya di angka Rp 2,3 juta,” kata Karmanto saat dihubungi Sabtu (20/12/2025).

Dalam Peraturan Pemerintah terbaru terkait penetapan UMP, rumus untuk menghitung UMP yakni inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi kemudian dikalikan alfa. Adapun, rentang alfanya 0,5 hingga 0,9.

Karmanto menyebut, pihak buruh tidak puas dengan kenaikan UMP yang dari tahun sebelumnya sekitar Rp 2,1 juta menjadi Rp 2,3 juta tersebut. Angka itu dinilai masih sangat rendah. Selain bisa menurunkan produktivitas buruh, rendahnya upah dikhawatirkan menimbulkan penurunan daya beli dan berpotensi menyebabkan deflasi.

“Kalau dalam sebulan, buruh menggunakan uang Rp 2,8 juta tapi cuma dapat upah Rp 2,3 juta, terus yang Rp 500.000 dari mana? Tentu kan pilihannya utang. Utangnya kalau ke pinjaman online atau rentenir yang bunganya mencekik, tambah repot lagi,” ucap Karmanto.

Meski angka terakhir yang diusulkan sebesar Rp 3,2 juta sudah dinilai rendah, namun usulan itu tak lantas disetujui. Perwakilan dari pengusaha, disebut Karmanto keberatan dan mengusulkan agar UMP Jateng maksimal Rp 2,2 juta.

Kini, keputusan penentuan besaran UMP itu ada di pemerintah. Menurut Karmanto, ada potensi pemerintah memilih untuk mengikuti usulan pengusaha. Untuk itu, para buruh berencana menggelar demonstrasi jelang pengumuman UMP yakni pada Selasa-Rabu (23-24/12/2025) di depan Kantor Gubernur Jateng.

Karmanto menambahkan, dalam unjuk rasa itu para buruh dari berbagai wilayah di Jateng menolak penetapan UMP yang berada jauh di bawah KHL.

Mereka ingin memastikan, setidaknya UMP sebesar Rp 2,3 juta yang mereka usulkan bisa disetujui. Di samping itu, mereka juga menuntut agar Gubernur Jateng menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSK) sesuai dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024.

“Sesuai Putusan MK, Gubernur wajib menentukan UMSK untuk perusahaan-perusahaan sektor unggulan yang memang berisiko menengah hingga tinggi, perusahaan penyumbang Produk Domestik Regional Bruto tertinggi, dan juga yang pertumbuhan industrinya tinggi. Tidak bisa kemudian disamakan buruh upah buruh dengan tingkat risiko kerjanya tinggi dan rendah,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng Frans Kongi mengatakan, para pengusaha mengusulkan agar rentang alfa untuk rumus UMP sebesar 0,1 hingga 0,3. Namun, para pengusaha mengaku bakal patuh dengan keputusan pemerintah mengenai rentang alfa 0,5 hingga 0,9.

“Karena sudah ditentukan Presiden, kami pengusaha se-Jateng sepakat berpegang pada aturan alfa 0,5 itu. Ya memang ini enggak terlalu ideal, tetapi memang kami nilai tepat supaya sama-sama menikmati. Buruh ada kenaikan upah, pengusaha masih bisa bertahan, dan pemerintah juga tetap dapat pajaknya,” kata Frans.

Frans berharap, pemerintah bisa menggunakan rumus dengan alfa 0,5 sehingga kenaikan besaran UMP tidak terlalu tinggi. Hal itu karena pengusaha masih harus berhadapan dengan persoalan pelik terkait kondisi ekonomi yang dinilai Frans belum membaik. Di samping itu, kondisi geopolitik maupun ekspor juga disebut Frans belum stabil.

Menurut Frans, perusahaan di Jateng mayoritas padat karya dan memiliki karyawan yang berjumlah ribuan. Perusahaan padat karya tersebut dinilai Frans sangat sensitif terhadap kenaikan upah karena hal itu berpengaruh terhadap ongkos produksi.

“Jadi saya imbau kepada teman-teman buruh ini supaya paham. Kita sama-sama harus hidup, sama-sama ingin meningkatkan kesejahteraan buruh juga, perlindungan terhadap buruh. Mari kita cari angka yang paling ideal dan menurut kami (yang ideal) alfa 0,5,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng Ahmad Aziz mengatakan, usulan dari buruh maupun pengusaha sudah ditampung. Di samping itu, masukan dari akademisi yang tergabung dalam dewan pengupahan itu juga bakal dipertimbangkan.

Baca JugaJateng Jadi Provinsi dengan Upah Buruh Termurah di Indonesia

Hasil rapat dewan pengupahan itu bakal diusulkan kepada Gubernur sebagai dasar menentukan UMP. Setelah ditetapkan, besaran UMP bakal diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

“Sedangkan, untuk upah minimum kabupaten/kota dan sektoral kabupaten/kota dibahas oleh Dewan Pengupahan kabupaten/kota dan disampaikan kepada bupati/wali kota untuk selanjutnya direkomendasikan kepada gubernur. Paling lambat 22 Desember karena akan ditetapkan 24 Desember,” ujar Aziz.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
OTT KPK: Kajari Hulu Sungai Utara Diduga Terlibat Pemerasan Kepala Dinas, Baru Menjabat Agustus 2025
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Drama tujuh gol terjadi saat Freiburg tundukkan Wolfsburg 4-3
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Bank Jateng Fasilitasi Pembiayaan Rumah untuk ASN di Pemalang
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Hadir Pertama Kali di Indonesia, Karakter Minions Meriahkan Libur Nataru
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.