Tidak Ada Perayaan, Suasana Malam Tahun Baru di Banda Aceh Berlangsung Lengang

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Banda Aceh: Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan momentum Tahun Baru di daerahnya bukan untuk dirayakan. Hal tersebut karena aktivitas perayaan dinilai bertentangan dengan adat istiadat dan syariat Islam yang berlaku di Provinsi Aceh.

Pantauan Metrotvnews.com di tugu simpang lima Banda Aceh pada malam tahun baru menunjukkan kondisi kota yang tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Meski besok hari libur dan sebagian warga keluar rumah untuk sekadar berkeliling, aktivitas malam hari secara umum mengalami penurunan signifikan.

“Dari momentum pergantian tahun baru ini, memang di daerah kita tidak ada perayaan. Apalagi wilayah kita baru saja diterpa bencana. Di Banda Aceh sendiri, sudah sangat lama tidak ada perayaan pergantian tahun,” kata Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, Kamis, 1 Januari 2026.

Illiza juga menyoroti kondisi nasional, di mana Indonesia, khususnya Aceh, baru saja mengalami bencana yang berdampak cukup parah. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mengganti kegiatan perayaan dengan muhasabah (evaluasi diri) dan introspeksi.
 

Baca Juga :

Empati Korban Bencana, Warga Solo Sambut Tahun Baru dengan Seribu Lilin


“Malam ini kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan muhasabah serta ikut mendoakan keluarga dan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Illiza.

Pemerintah Kota turut mengajak seluruh elemen masyarakat menumbuhkan rasa empati terhadap para korban bencana. Illiza berharap doa-doa masyarakat dikabulkan untuk meringankan beban yang dirasakan, terutama oleh masyarakat di wilayah Sumatra Barat dan Sumatra Utara yang juga terkena dampak.

“Banda Aceh sendiri, Alhamdulillah, tidak mengalami bencana berat. Dulu, pascatsunami, kita banyak dibantu orang lain. Saat ini sudah saatnya kita ikut membantu meringankan beban para korban dengan apa pun yang bisa kita lakukan,” jelas Illiza.

Suasana khidmat yang menyelimuti Banda Aceh pada malam pergantian tahun mencerminkan nilai-nilai religiusitas dan solidaritas sosial yang kuat di tengah masyarakat, seiring dengan kesadaran kolektif akan musibah yang melanda wilayah lain.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Pantau Ketegangan di Yaman dan Serukan Dialog Politik Damai di Bawah Koordinasi PBB
• 2 jam lalupantau.com
thumb
5 Keunggulan Asuransi Mobil All Risk
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Pemkab Bogor Prioritaskan Jalur Tambang dan Pusat Layanan Haji dalam Program Strategis 2026
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Wajah Baru PSM Makassar 2026: Evaluasi Total Tomas Trucha, Sinyal Kuat Datangkan Pemain Baru
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Hiburan hingga Doa Bersama Warnai Malam Tahun Baru di Kota Tua
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.