Tanpa Euforia Kembang Api, Warga Trenggalek Rayakan Tahun baru dengan Nobar Film Lingkungan

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Trenggalek: Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyambut pergantian Tahun Baru 2026 dengan cara yang bernuansa refleksi dan empati. Pemkab menggelar doa bersama lintas agama dan nonton bareng (nobar) film dokumenter "Tambang Emas Ra Ritek" di halaman Pendapa Manggala Praja Nugraha, Rabu malam, 31 Desember 2025.

Kegiatan ini sengaja digelar tanpa pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam di Sumatra. Acara juga menjadi refleksi akhir tahun dengan tema pelestarian lingkungan.

Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto, menjelaskan pemerintah daerah mengikuti instrupsi untuk tidak menggelar hiburan bersifat hura-hura pada malam pergantian tahun.

"Ini menjadi momentum refleksi bersama, sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian alam," kata Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto, seperti dilansir Antara, Rabu, 31 Desember 2025.
 

Baca Juga :

Gubernur Papua Ajak Warga Rayakan Tahun Baru dengan Sederhana


Film yang diputar, "Tambang Emas Ra Ritek", merupakan film dokumenter peraih Piala Citra 2025 untuk kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik. Film tersebut merekam perjuangan warga Trenggalek mempertahankan lingkungan dari rencana pertambangan emas.

Pemutaran film ini sekaligus menjadi pesan komitmen Pemkab Trenggalek untuk tetap mengedepankan pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi hijau. "Ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek yang menempatkan keberpihakan pada alam sebagai dasar pembangunan," ujarnya.

Edy menambahkan, tahun 2026 akan menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya alam dan keterbatasan fiskal. Karena itu, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dan pemanfaatan sumber daya alam berbasis ekonomi hijau menjadi strategi yang dikedepankan.

"Dengan keterbatasan anggaran, kami berharap program pembangunan tetap berjalan dan berkelanjutan," pungkas Edy.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Trenggalek mengajak masyarakat untuk memasuki tahun baru dengan kesadaran kolektif yang lebih tinggi tentang pentingnya harmonisasi antara pembangunan dan kelestarian alam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pecah Kepadatan, Stasiun Purwokerto Buka Akses Drop Zone Pintu Barat
• 22 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Prabowo Tahun Baruan di Pengungsian: Presiden Tak Akan Tinggalkan Saudara
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Rianti Cartwright dan Suaminya Ketagihan Buat Konten Media Sosial, Ini Alasannya
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Lengkap Salim Nauderer: Karier, Bisnis, dan Asmara
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kemenkes Temukan 62 Kasus Super Flu di Indonesia
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.