Polda Metro: Kerugian Kejahatan Siber Tembus Rp4,3 Triliun, Restitusi ke Korban Baru Rp352 Miliar

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kejahatan siber masih terus membayangi warga Ibu Kota. Sepanjang 2025, total kerugian akibat tindak pidana siber di wilayah hukum Polda Metro Jaya mencapai Rp4,3 triliun.

Namun dari angka tersebut, dana yang berhasil dikembalikan kepada korban baru mencapai Rp352 miliar.

Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto GM Pasaribu, mengungkap, kerugian terbesar berasal dari kasus illegal access yang mencapai Rp1,6 triliun.

Kemudian disusul manipulasi dokumen elektronik Rp1,2 triliun, serta penipuan online Rp929 miliar.

"Jika digabung dengan jenis kejahatan siber lainnya, total kerugian mencapai Rp4,3 triliun. Namun dana restitusi yang berhasil kita kembalikan kepada korban ini bisa kami sampaikan di angka Rp352 miliar,” kata Roberto saat Refleksi Akhir Tahun 2025 Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).

Roberto juga mengungkap sejumlah kasus menonjol, mulai dari illegal access perusahaan pialang dan sekuritas dengan kerugian korban hingga Rp150 miliar, investasi fiktif lintas negara senilai Rp2 miliar, hingga pembobolan sistem payment gateway dengan kerugian Rp19,9 miliar, di mana Rp8 miliar berhasil dikembalikan ke korban.

Selain itu, polisi menangani penipuan online yang mengatasnamakan Kementerian Sosial RI dengan kerugian Rp900 juta, serta kasus investasi kripto ilegal yang menjanjikan keuntungan hingga 300 persen dengan kerugian Rp8 miliar.

Sepanjang 2025, Roberto menyebut, Ditressiber Polda Metro Jaya telah memproses 122 tersangka tindak pidana siber.

Ia juga mengajukan pemblokiran 304 situs judi online kepada Komdigi serta menangani kasus provokasi digital dan ancaman bom melalui media sosial.

“Ini semua sudah kami lakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan sebagai bagian daripada pelaksanaan tugas Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya,” pungkas Roberto.

Sebelumnya, Roberto mengungkap, sepanjang tahun ini pihaknya menerima 4.271 laporan polisi terkait kejahatan siber.

Dari jumlah tersebut, 2.727 laporan ditangani langsung Ditressiber Polda Metro Jaya, sementara 1.544 laporan lainnya dilimpahkan ke Polres jajaran.

“Jumlah laporan polisi yang masuk sebanyak 4.271 laporan. Sebanyak 2.727 laporan polisi ditangani langsung Ditressiber Polda Metro Jaya, sedangkan 1.544 laporan polisi lainnya dilimpahkan ke Polres jajaran,” kata Roberto.

Ia menjelaskan, laporan kejahatan siber masih didominasi penipuan online atau scam dengan jumlah 1.951 laporan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Ingatkan Kepala BNPB saat Beri Laporan Bencana: Kalau Tentara Jangan Uang Lelah
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Pilkada via DPRD, Ketua BEM FEB Unismuh: Suara Rakyat dan Demokrasi di Ujung Jurang 
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Pemprov DKI Jakarta Kumpulkan Rp3,6 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra Saat Perayaan Tahun Baru
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Pemutihan 6.050 Ijazah Dinilai Strategis Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Tarif 1 Januari 2026 Rp 1, Berikut Jam Operasional MRT Hari Ini
• 38 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.