Ulah Preman Aniaya Pedagang di BKT Berujung Ditangkap

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, dianiaya sekelompok preman.

Informasi itu menjadi viral di media sosial pada Rabu (31/12/2025).

Dalam video yang diunggah akun Instagram @kriminal.jakarta, terlihat pedagang tersebut terluka di bagian hidung dan diintimidasi.

Baca juga: Kronologi Preman Aniaya Pedagang di BKT karena Minta Jatah

Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian bermula saat korban bersama rekannya hendak membuka lapak dagangan pada Kamis (25/12/2025) pagi.

Kemudian, mereka didatangi sejumlah preman yang meminta uang Rp 20.000.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Banjir Kanal Timur, BKT, Polres Jakarta Timur, polsek duren sawit, pedagang di bkt dianiaya preman, preman aniaya pedagang, preman aniaya pedagang di BKT, polisi tangkap preman yang aniaya pedagang di BKT&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMS8wNjA3MDAwMS91bGFoLXByZW1hbi1hbmlheWEtcGVkYWdhbmctZGktYmt0LWJlcnVqdW5nLWRpdGFuZ2thcC0=&q=Ulah Preman Aniaya Pedagang di BKT Berujung Ditangkap §ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Korban menolak permintaan tersebut karena baru membuka lapak dan belum memperoleh pemasukan.

Korban pun sempat menawarkan uang Rp 10.000, tetapi tawaran itu ditolak oleh pelaku.

Pelaku justru melempar plastik berisi es teh ke arah korban hingga terjadi adu mulut yang berujung keributan.

"Setelah itu korban bersama saudaranya melawan hingga akhirnya terjadi keributan. Salah satu dari korban mengalami luka lebam diwajah. Korban juga menyebut jika mereka juga diserang dengan pisau. Beruntung korban dapat menangkis tusukan tersebut," bunyi keterangan dalam unggahan akun Instragam kriminal.jakarta.

Baca juga: 2 Preman yang Aniaya Pedagang di BKT Ditangkap Polisi

Kepala Unit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Dimas Dwi Cahyo membenarkan terjadinya peristiwa itu.

Ia bilang, polisi telah menerima laporan dari korban.

"Untuk korban sudah buat LP, akan kami segera tindak lanjuti. Untuk dugaan sementara (pelaku) ada 2, kami lagi berupaya untuk ungkap," jelasnya Dimas saat dikonfirmasi pada Rabu.

Kronologi Kejadian

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal memberikan penjelasan soal kronologi kejadian.

Menurut Alfian, peristiwa tersebut bermula ketika dua terduga pelaku yang merupakan preman berinisial SA dan SR meminta uang kepada korban.

"Di mana untuk SA ini perannya adalah sebagai meminta atau memungut daripada untuk dagangan jasa, dan untuk yang SR ini melakukan tindakan kekerasan sehingga korban mengalami luka. Dan tentunya saat ini sedang kami lakukan pendalaman," ujar Alfian di TMII, Rabu (31/12/2025).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Baca juga: Pedagang Dianiaya di BKT karena Tak Kasih Jatah Preman


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
TNI AL dan Bea Cukai Sita Obat-obatan Ayam Ilegal dari Filipina
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Malam Tahun Baru Makin Syahdu, Andmesh Ajak Warga Galau Bareng
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Seskab Teddy Dinilai Solidkan Komunikasi Pemerintah Saat Tangani Bencana Sumatra
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Rosan Targetkan 15 Ribu Hunian Danantara untuk Korban Bencana Selesai 3 Bulan
• 5 jam laludetik.com
thumb
MUI Depok Imbau Warga Sambut Tahun Baru 2026 dengan Muhasabah dan Empati, Bukan Perayaan Berlebihan
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.