Suara.com - Masyarakat Kati menyatakan sangat bersyukur atas upaya pemerintah yang bekerja keras memulihkan
jembatan Bailey di Desa Mengkudu. Masyarakat yang sempat terisolasi akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.
BPJN Aceh sendiri berupaya memprioritaskan pembangunan jembatan darurat ini guna mengembalikan akses transportasi dasar bagi ribuan warga terdampak.
Warga Kati Maju merasakan langsung manfaat dari normalnya jalur penghubung strategis antara Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Kembalinya mobilitas kendaraan memicu bangkitnya kembali aktivitas pasar dan layanan publik yang sempat lumpuh total.
"Dengan dibangunnya jembatan ini kami (Masyarakat Kati Maju) berterimakasih, karena lalu lintas sudah normal," ujar salah satu warga, Sabtu 27 Desember 2025.
Pihak BPJN Aceh memastikan bahwa arus lalu lintas harian kini sudah berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti.
"Jembatan ini dibangun sepanjang 36 meter dimana saat ini dengan pembangunan jembatan bailey tersebut arus lalu lintas sudah berjalan lancar." katanya.
Kementerian PU melibatkan partisipasi aktif warga lokal dalam proses percepatan pemulihan jembatan-jembatan terdampak di Provinsi Aceh. Keterlibatan masyarakat bersama TNI dan Polri memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi masa sulit pascabencana Sumatera.
Sebanyak 11 jembatan utama termasuk Alue Kulus dan Kreung Beutong kini telah berfungsi kembali melalui penanganan darurat yang sistematis. Bina Marga membuktikan keahlian teknisnya dengan menyediakan jalur alternatif yang aman bagi para pengendara di lintasan perbatasan.
Keberhasilan fungsionalitas Jembatan Lawe Mengkudu 1 mencerminkan keberhasilan koordinasi antarinstansi dalam menangani krisis infrastruktur secara terpadu. Pemerintah menjamin ketersediaan logistik pangan bagi warga terdampak tetap mengalir lancar melalui jembatan sementara tersebut.
Baca Juga: Kementerian PU Tancap Gas Pulihkan Sanitasi Pascabencana, TPA Rantau Disiapkan Permanen
Petugas terus memantau kondisi debit air sungai guna mengantisipasi potensi bencana susulan yang dapat mengancam kekuatan jembatan Bailey. Kewaspadaan tinggi tetap menjadi prioritas utama Bina Marga selama proses rehabilitasi infrastruktur permanen sedang dalam tahap perencanaan.
Konektivitas Gayo Lues kini kembali pulih sepenuhnya berkat dedikasi para petugas yang bekerja siang malam di lokasi terdampak. Keberadaan jembatan fungsional ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan mendesak rakyat pascabencana alam. ***



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5458434/original/093626800_1767079627-IMG-20251230-WA0007.jpg)
