jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menghimpun Rp 3,1 miliar donasi di perayaan malam tahun baru 2026 yang nantinya akan diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, donasi ini diberikan langsung dari masyarakat Jakarta yang peduli terhadap saudara-saudara yag tertimpa musibah di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
BACA JUGA: Catat, Purbaya Sudah Cairkan Duit untuk Korban Banjir Sumatra
"Ini merupakan kontribusi publik Jakarta, dan kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian yang ditunjukkan," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono dikutip Kamis (1/1)
Pramono berharap doa serta bantuan moral, spiritual, dan sosial dari warga Jakarta dapat meringankan beban masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta wilayah terdampak lainnya.
BACA JUGA: Data Tak Berbohong! Kerusakan Akibat Banjir 2025 Lebih Parah dari Tsunami 2004
"Beberapa penampilan musik malam ini juga disesuaikan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kepada saudara-saudara kita di daerah yang terdampak," imbuhnya.
Pramono menambahkan, selain donasi dari masyarakat, sebanyak 10 persen pendapatan Ancol, yang merupakan BUMD milik DKI Jakarta, pada Rabu (31/12) juga akan disumbangkan untuk kepentingan kemanusiaan.
"Kontribusi dari Ancol tentu signifikan dan akan digabungkan dalam total donasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan penyaluran bantuan akan dikelola dan disalurkan Pemprov DKI bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ia menyebut mekanisme penyaluran bantuan lewat Baznas sudah beberapa kali dilakukan untuk membantu wilayah terdampak bencana.
Di sisi lain, Pramono mengapresiasi respons positif masyarakat terhadap kebijakan peniadaan kembang api pada perayaan tahun baru kali ini. Menurutnya, kepatuhan atas kebijakan tersebut mencerminkan empati dan kedewasaan masyarakat Jakarta.
"Dukungan publik luar biasa. Ini mencerminkan empati dan kedewasaan masyarakat Jakarta yang plural," ucapnya.
Diketahui, malam pergantian tahun kali ini dirayakan Pemprov DKI dengan cara berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Perayaan kali ini digelar tanpa kembang api dan diisi dengan donasi serta doa bersama sebagai wujud empati terhadap bencana yang terjadi di Sumatra dan sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Rangkaian acara Tahun Baru 2026 yang digelar di berbagai titik di Jakarta diawali dengan doa bersama yang melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Sebanyak 3.395 petugas Dinas Lingkungan Hidup dikerahkan untuk menjaga kebersihan kota, 2.191 personel Dinas Perhubungan disiagakan untuk kelancaran mobilitas, serta 1.692 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum.(antara/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




