JAKARTA, DISWAY.ID– Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut gerah dikait-kaitkan dengan isu ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
SBY merasa terganggu dengan tudingan yang menyeret namanya sebagai dalang di balik polemik dugaan ijazah palsu tersebut.
Reaksi terbaru ini disampaikan melalui politikus Partai Demokrat Andi Arief pada 31 Desember 2025, yang menyatakan SBY mempertimbangkan langkah hukum jika fitnah tersebut tidak dihentikan.
BACA JUGA:Zohran Mamdani Resmi Dilantik Jadi Wali Kota New York, Pilih Subway Tua sebagai Simbol Keberpihakan
Andi Arief, dalam video yang diunggah di media sosial, mengungkapkan bahwa SBY baru-baru ini bertemu dengannya dan menyatakan ketidaknyamanan atas narasi liar di platform seperti TikTok.
"Pak SBY cukup terganggu karena sama sekali tidak benar disebut berada di balik isu ijazah palsu ini," ujar Andi Arief.
Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut adalah fitnah masif dari akun-akun anonim, dan hubungan SBY dengan Jokowi selama ini berjalan baik.
Partai Demokrat telah melayangkan somasi kepada pemilik akun TikTok berinisial SWBMP yang menyebarkan video tudingan tersebut pada 30 Desember 2025.
Somasi menuntut permintaan maaf terbuka dan penghapusan konten, dengan ancaman langkah hukum lanjutan jika tidak dipatuhi.
BACA JUGA:Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Sungai Garoga, Menteri PU: Akses Vital Tapanuli Selatan Kembali Terhubung
Reaksi ini muncul di tengah gelombang baru polemik ijazah Jokowi yang kembali ramai sejak akhir 2025, melibatkan figur seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, dokter Tifa dan lainnya.




