Lubuk Basung, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyebut banjir bandang kembali melanda Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Banjir bandang tersebut terjadi akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu pada Rabu (31/12/2025) mala sehingga material bekas tanah longsor di hulu sungai turun dan mengakibatkan sungai meluap.
"Banjir bandang disertai bunyi gemuruh di hulu Sungai Muaro Pisang terjadi sekitar pukul 01.45 WIB," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur.
Ghafur menyebut gemuruh terdengar beberapa kali di hulu sungai tersebut. Hal ini membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.
Setelah rumah mereka digenangi material lumpur dan bebatuan, warga yang tinggal di sepanjang sungai mengungsi ke sekolah, rumah warga dan lokasi aman lainnya.
"Tidak ada korban akibat kejadian itu karena warga langsung mengungsi saat mendengar gemuruh di hulu sungai," ungkapnya.
Ghafur mengatakan material banjir bandang menutupi badan jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung dan Kota Bukittinggi sehingga tidak bisa dilalui.
"Alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material banjir bandang berupa lumpur dan bebatuan," terangnya. (ant/nsi)


